jebakan betmen atm link

sejauh ini yang gue tahu, atm link ini adalah pengganti dari atm normal bank mandiri, bank bni, bank bri, bank btn.

dan dari awal, sudah disampaikan bahwa atm link ini bebas biaya ketika tarik uang tunai di atm link.

tapi apa yang terjadi,
bulan kemarin ketika mengunduh mutasi rekening, ada beberapa kali muncul transaksi sebesar 7500 rupiah.
ketika gue perhatiin, kode transaksinya sama dengan satu transaksi sebelumnya. dan transaksi sebelumnya adalah transaksi penarikan cash dari atm.

holy crap!

koq kena biaya untuk penarikan cash di atm link!? 

gue browsing, dan gue hanya menemukan bahwa atm link gratis untuk penarikan tunai. dan itu berita-berita tahun 2017, dan tidak ada berita terbaru lagi dari itu. jadi asumsi gue, atm link ini tetap belum ada perubahan kebijaksanaan, bahwa penarikan tunai itu tidak terkena biaya.

kalau melihat timeline twitter, banyak juga yang komplen ke masing-masing bank,
dan kesimpulannya adalah kalau tarik tunai di link himbara tidak kena biaya
hah?!
jadi ada atm link yang lain?!
gimana bisa ada atm yang berlogo sama, tapi dengan ketentuan beda.
dan apalagi dengan logo yang sama, tau dari mana bahwa itu atm link himbara atau bukan?!

lalu tadi ke bank, dan gue sampaikan komplen gue kenapa ada biaya untuk penarikan di atm link. 
si mba cs nya ternyata mungkin sering menerima komplen yang sama, di komputernya sudah tersedia webpage yang menampilkan ‘jawaban’ dari hal tersebut, yaitu untuk atm yang linknya tidak ada border merah dan di layar atm tidak tampil logo tersebut, maka akan dikenai biaya.

atm link menipu
atm link serupa tapi tak sama

lalu gue sampaikan aja untuk komplen gue tersebut dicatat, bahwa dengan menggunakan logo yang sama, ini namanya scam, dan menjurus ke penipuan,
men-trick orang dengan gimmick bahwa transaksi penarikan tunai di atm link itu gratis..  asalkan… nariknya di atm link yang khusus, yang merah putih, yang himbara,

snydez

7 thoughts on “jebakan betmen atm link

  1. Saya juga pernah mengalami hal yang sama. Setelah saya perhatikan, ATM Link yang gratis tarik tunai itu jika di layarnya memang menampilkan logo Link itu. Kalau logo Link hanya ada di body ATM (sedangkan di layar hanya menampilkan logo salah satu bank saja) maka tarik tunai kena biaya. Karena di body maupun layar ATM tidak pernah mencantumkan HIMBARA, baru ketauan setelah cetak struk. Semoga bermanfaat.

  2. Mungkin ini lebih kepada ketidakpahaman mas akan sistem LINK itu sendiri. LINK adalah interbank network atau jaringan antarbank, sama seperti Prima, ATM Bersama, Cirrus-nya MasterCard, dan Plus-nya Visa. Dan selain jaringan, LINK juga mengeluarkan ATM yang menggratiskan tarik tunai dari Himbara (BNI, Bank Mandiri, BRI, dan BTN).
    Apakah tarik tunai dari kartu BNI di ATM CIMB Niaga bisa? Bisa. Karena sama2 terhubung di jaringan ATM Bersama. Tapi apakah mesin ATM itu mesinnya ATM Bersama? Bukan. Mesin itu mesinnya CIMB Niaga.
    Begitu juga dengan LINK. Tarik tunai dari kartu BNI di ATM BRI bisa dilakukan karena sama2 dalam jaringan LINK. Namun bisa kena biaya kalau mesin ATM yang digunakan adalah mesin ATM BRI, bukan mesin ATM LINK. Akan bebas biaya kalau mas tarik tunai di mesin ATM LINK.
    Jadi, adanya logo jaringan belum tentu menjadikan mesin ATM itu mesin terbitan jaringan tersebut. Seperti adanya logo Visa/MasterCard di mesin ATM bukan berarti ATM tersebut terbitan Visa/MasterCard. Dan adanya logo LINK (sebagai jaringan) bersandingan dengan logo jaringan lain seperti ATM Bersama, Cirrus, Plus, Prima, bukan berarti ATM tersebut merupakan mesin ATM terbitan LINK. Nah ATM LINK yang seperti apa? Ya seperti yang mas sebutkan, adanya logo LINK merah putih dalam bentuk wallpaper mesin ATM ataupun casing/banner/logo di atas mesin, instead of wallpaper/casing bank penerbit mesin ATM.
    Semoga mencerahkan mas dan pembaca blog mas.
    Have a great day.

    1. Terima kasih atas penjelasannya, tapi menurut saya ini pun kegagalan dari pihak LINK dan bank dalam mensosialisasikan sistemnya sehingga masyarakat tidak paham. Ingat, nasabah bank banyak yang orang awam & sehari-hari tidak bersinggungan dengan hal-hal perbankan seperti ini. Saya sendiri selama ini berusaha menghindari ATM LINK karena tahu (dari mulut ke mulut) bahwa ada biaya tambahan. Saya pernah terpaksa pakai ATM LINK karena tidak ada ATM biasa dalam radius beberapa ratus meter dari tempat saya, tapi saya cari tahu dulu dari beberapa artikel dan portal berita tentang berapa biaya transaksinya. Dari beberapa yang saya baca, tidak satupun yang menyebutkan adanya perbedaan LINK himbara dan LINK lain. Semua menyebutkan bahwa cek saldo, tarik tunai, & transfer sesama bank tidak dikenakan biaya alias gratis dan kita taunya semua sama-sama ATM LINK. Contohnya dalam artikel ini https://ekonomi.kompas.com/read/2016/11/01/113000626/biaya.tarik.tunai.di.atm.link.kini.gratis Himbara memang disebut-sebut, tapi tidak dijelaskan bahwa ada LINK Himbara & ada LINK selain Himbara. Dari awal sampai akhir artikel yang digadang-gadang gratis adalah ATM LINK, bukan ATM LINK Himbara apalagi disebutkan ciri-cirinya ATM LINK Himbara. Jadi masyarakat taunya ATM LINK ya LINK saja.

      Kalau ternyata begini, wajar kalau banyak masyarakat yang merasa tertipu. 7.500 mungkin keliatannya kecil, tapi 2x kehilangan 7.500 karena ketidaktahuan ini saja sudah 15.000. Dalam sehari ada berapa banyak orang yang kehilangan uang karena ketidaktahuan ini?

      Kalau ada orang dari LINK atau bank yang membaca keluhan kami ini, mohon dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk memperbaiki upaya sosialisasi ke masyarakat. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *