#inktober2018

bulan oktober, adalah bulan di mana gue berusaha untuk selalu ngikutin inktober.

untuk inktober tahun ini, gue bereksperimen dengan hanya mengelir – mewarnai dari foto, dan mediumnya bukan kertas, tapi instagram stories. silakan mampir ke instagram gue, trus buka highlightnya. 

IG: snydez

sebagai peserta non-regular dari inktober, gue emang merasa sangat-sangat tidak maksimal, tapi at least ga ketinggalan.

 – lupa baca di mana – buat beberapa artist,  yang merasa tertekan dengan adanya event inktober ini, mereka merasa harus all out, yang ujung-ujungnya burn out.
nah gue ngikutin ini awalnya untuk memacu rutinitas dan disiplin, tapi ya belum sukses, masih belum tertib. jadi ya ga ngoyo harus ngejar untuk memenuhi target tiap hari mengerjakan tema inktober.

#inktober2017

bisa dibilang gue hampir tiap tahun ikutan self-challenge #inktober ini.
#inktober adalah menantang diri sendiri untuk menggambar atau melukis setiap hari dalam satu bulan penuh di bulan oktober.

gue menerjemahkan menggambar di #inktober ini lebih spesifik: menggambar dengan pulpen, ballpoint, tanpa sketch (pensil), no pencil.

untuk tahun 2017 ini gue mengambil tema untuk menggambar muka.

dari yang seinget gue, tiap tahun gue gak pernah bisa memenuhi tantangannya menggambar tiap hari. sehingga paling hanya jadi kurang dari 31 gambar.

untuk tahun 2017 ini, gue menggambar muka dimulai dari @pinotski (a.k.a @pinot) dan terakhir adalah @thomasarie. itu cuma 17 gambar dalam rentang waktu 27 hari (gue menggambar thomas itu di tanggal 27 oktober 2017).

gue memilih ‘korban‘ gue acak aja, gue menggambar muka mereka tanpa seijin mereka heheh.. walaupun acak, setelah gue ulas sekilas, para ‘korban’ ini gue pilih karena adanya faktor historis, sukarela, dan karena gue merasa aman men-troll mereka 😀
sayangnya oktober keburu habis, dan gue pun ga lengkap bisa menggenapi 31 gambar, padahal masih banyak calon korban di luar sana menunggu untuk gue gambar.

dari awal gue pengen menggambar muka dengan pose yang tidak terlalu standar, maka ketika pinot bergaya dengan kacamata, gue mengambil pose itu untuk gue gambar.
ternyata nyari pose muka orang yang tidak standar sangat butuh waktu men-scrolling timeline mereka di pelbagai sudut akun sosmed mereka. ketika gagal menemukan pose muka yang gue mau, akhirnya gue pilih pose muka yang sreg.
jadi selain tantangan menggambarnya, gue banyak berjibaku dalam mencari foto muka mereka yang gue mau.

dari sekian pose yg gue dapat dan kemudian gue gambar, yang paling keren buat gue posenya @kapkapsaja. setelah gue gambar pun ternyata gue suka. karena itu gue menobatkan pose muka @kakapsaja adalah gambar pose muka favorit gue.

@kapkapsaja

nah untuk inktober kali ini gue merasa besar kepala berapa kali. yang pertama adalah untuk pertamakalinya ada yang request untuk dibuatin gambar mukanya 😀
dan yang kedua adalah ketika @thomasarie meminta dikirimin gambar itu ke dia.
besar kepala gue rasanya