paling sebel kalau ternyata pas ngantri tiket bioskop, per orang itu luamua banget trasaksinya.

gue biasanya datang ke bioskop itu sudah bermodalkan cari info, jam berapa sih tayangnya. sehingga bisa estimasi musti sampe di bioskop jam berapa, dan untuk antisipasi antrian loketnya.
tapi kalau ternyata sudah antisipasi, tapi kadang gedeq juga ngeliat orang butuh sampai di atas 5 menit untuk transaksi.

pada waktu gue nonton wonder woman, gue nyari bioskop yang bisa dijangkau dalam waktu singkat, jadi bisa ada spare waktu banyak untuk antri, mengingat lakunya film ini.
pilihan jatuh pada cgv.
tapi karena sesuatu hal, akhirnya berangkatnya agak molor.
maka begitu sampai di bioskop ternyata waktunya agak mepet. apalagi melihat antrian tiket, dan juga hanya menyediakan 1 loket yang buka.

pas lagi ngantri, gue melihat di sebelah loket ada self ticketing booth.
sudah lama tahu kalau cgv punya mesin cetak tiket ini, tapi belum pernah coba.
akhirnya gambling, ran tetep ngantri, dan gue ke mesin.

selfticketingcgvIMG_20170709_130257.jpg

layar touchscreen, pencet mau beli tiket, lalu pilih film, pilih bangku.
ketika bayar, ada pilihan e-card / membercard cgv – yang ga gue punya, atau credit card.
yea! credit card it is.
pilih credit card, setelah masukkan data pendukung – oh iya karena ada di ruang publik, susah juga masukkan nomor cvv credit card, karena ketika kita mencet-mencet nomor, itu bisa dengan mudah dilihat orang – kemudian sempat ketar ketir, karena dialog boxnya seperti freeze ketika proses pembayaran.

setelah 1 menit lebih, akhirnya keluarlah tiketnya!

Another post
federated money
federated money

beberapa tahun lalu, orang hanya meletakkan uangnya di dompet dan di tabungan, dan ketika butuh tinggal mengambil dari ATM. sekarang ini, Read more

teh talua
teh talua

te talua, teh talua, teh telur, merupakan salah satu minuman khas dari minangkabau, sumatera barat. terbuat dari teh dan telur, intinya Read more

google assistant that understand you
google assistant that understand you

seting bahasa di henpon gue sekarang ini menggunakan bahasa indonesia, sebelum-sebelumnya menggunakan bahasa inggris (uk). jadi memang sudah biasa gue Read more

imaginasi yang imaginatif
imaginasi yang imaginatif

buaya yang pertama terlintas di otak, ketika orang melihat gambar ini, pasti bilangnya kadal. tapi, koq, itu caption di atasnya bilang Read more

wah senang! ga perlu antri. langsung dapat tiket.

oh iya, ketika bayar pakai kartu kredit itu, ditanya mau ditambah ke point e-card/membercardnya ga, euh, karena ga punya. akhirnya sampai rumah langsung bikin e-card cgv.