diawali dengan tidak keluarnya air dari keran.
setelah cek ke mesin air, ternyata mesinnya tidak menyala karena radar di toren air tidak bekerja, ini dibuktikan dengan menyalanya mesin air ketika dipasang ke colokan listrik biasa.

karena males banget harus naik ke dak, untuk bongkar pasang radar, alfa menyarankan untuk colok cabut listrik mesin air secara berkala.

sialnya ini jadi timbul masalah, yaitu : lupa.
entah lupa nyolok, yang berakibat air habis lagi di toren,
atau lupa lepas colokannya, yang berakibat air luber, mubazir kebuang-buang, dan boros listrik juga.

kemudian semmy menyarakan untuk menggunakan colokan listrik yang smart. yang compatible dengan tuya. karena tuya ini digunakan di berbagai merek, jadi selama supported by tuya, jadi standarnya sama.

cari cari di online store, akhirnya coba beli ini

smart plug colokan listrik pintar

https://tokopedia.link/dJ93cMBNPDb

dari toko https://tokopedia.link/C9G9unSNPDb

setelah beli, ternyata memang fiturnya keren.

bisa diset jadwal kapan nyala kapan mati per jadwal,
atau kalau dinyalain manual bisa diset untuk mati setelah berapa waktu.

Another post
cara play youtube video di kodi
cara play youtube video di kodi

ketika membeli raspberry pi niatnya sih mulia, buat dipakai ngoprek. tapi walhasil malah dipakai sebagai media center/player dengan dipasangi raspbmc/kodi. Read more

klakson dan kesabaran
klakson dan kesabaran

ada kira-kira setahunan gue berkendara motor tanpa menggunakan klakson. alasan hiperbolanya adalah untuk mencoba melatih kesabaran. .. alasan sebenarnya adalah Read more

buka – ebook management
buka – ebook management

gue menyimpan beberapa ebook, comics, manga dalam berbagai format (pdf, epub, djvu, dll) yang tersebar di berbagai folder. oh iya gue pengguna Read more

2FA – two factor authentication
2FA – two factor authentication

dengan semakin maraknya pencurian akun, entah itu akun email, akun gmail, akun yahoo (eh, masih ada yang pakai? :D), akun Read more

dan tentu saja bisa diperintah pakai google assistant atau alexa, atau minimal pakai app bawaannya.
jadi begitu aplikasi smart devicenya sudah mengenali colokan ini, maka tinggal di-link di google home, maka bisa deh diperintah pakai google assistant.
“hey google, turn on air”
gue ngasih nama colokannya dengan ‘air’ (dalam bahasa indonesia),
tapi karena gue menggunakan google assistant berbahasa inggris, jadinya google ga terlalu masalah mengenali kata air ini 😀