entah apa yang merasuki gue kemarin.

ketika masuk parkiran gedung, gue malah nungguin palang parkirnya membuka naik. 

karena terlihat ‘bengong’ doang, akhirnya petugas parkirnya bilang “mas! dipencet tombolnya!”

langsung, bagai tersambar petir, gue tersadar. langsung buru-buru pencet tombol strook.

barulah palang terbuka.

kemudian siangnya, masuk ke sebuah lahan parkir. kembali gue sejenak bengong nungguin palang parkirnya membuka.

trus, karena teringat kejadian tadi paginya. gue kemudian buru-buru mencet tombol struk.

Another post
barang di laci
barang di laci

riweuh ngurusin barang-barang di dalam laci, ada ga sih startup yang solve issue ini?

n̶o̶ holier than thou,̶ ̶a̶y̶e̶,̶ ̶a̶n̶d̶ ̶e̶n̶t̶i̶r̶e̶ ̶u̶n̶i̶v̶e̶r̶s̶e̶
n̶o̶ holier than thou,̶ ̶a̶y̶e̶,̶ ̶a̶n̶d̶ ̶e̶n̶t̶i̶r̶e̶ ̶u̶n̶i̶v̶e̶r̶s̶e̶

ketika cerita selalu ada dua sisi. ada mobil nekat lawan arah di jalanan satu arah, gue peringati, sopirnya ngeyel; ngapain elo Read more

pemakan segala
pemakan segala

dari segala binatang yang ada,  kayanya tikus layak mendapat gelar "pemakan segala", dari makanan sisa, kayu, dinding, segalanya deh dimakan. Read more

sakit
sakit

alhamdulillah, gue jarang sakit, dalam setahun paling 2 atau 3 kali dan itupun paling cuma demam atau sakit perut. tapi Read more

untung di belakang gue ga ada yang antre.

apa gara-gara belum selesai menonton “please stand by” ya?