pembayaran parkir (swalayan) nirtunai

sekarang ini tampaknya sudah masuk era layan diri sendiri (self service) dengan kombinasi nirtunai/non-tunai/cashless.

salah satu implementasinya adalah pembayaran parkir gedung/mall yang sudah memanfaatkan dompet digital e-wallet dan uang elektronik electronic money.

electronic money

yang paling awal mungkin adalah pembayaran parkir dengan electronic money (e-money bank mandiri, flazz bca, brizzi bri, tapcash bni dan kartu bank lainnya). biasanya pembayaran parkir menggunakan electronic money ini, petugas kasir parkirnya yang men-tap ke reader di booth-nya. hal ini dikarenakan, parkirannya selain menerima uang elektronik juga masih terima cash.

tapi terakhir-terakhir ini, banyak lokasi parkiran/gedung/mall yang sudah full menggunakan electronic money saja. tanpa menerima pembayaran tunai lagi.

untuk pembayaran parkir dengan uang elektronik, ketika masuk, tetap ambil karcis seperti biasa.
dan ketika keluar, karcis tersebut di’tempelkan’ untuk dibaca oleh scanner yang ada pada palang pintu keluar.
setelah scanner berhasil membaca barcode karcis, maka akan muncul rupiah yang harus dibayar, serta instruksi untuk menempelkan kartu electronic money ke reader.
setelah reader sukses membaca lalu mendebit electronic money-nya, maka palang pintu akan terbuka.

ovo

lalu yang berikutnya adalah ovo.
ovo mendapatkan kenaikkan user yang signifikan karena pada awalnya melakukan ‘pemaksaan’ pembayaran parkir pada gedung/mall grup lippo hanya dengan ovo, tidak terima cash.

pembayaran parkir menggunakan ovo, dilakukan sesaat sebelum keluar parkir, dengan membaca barcode karcis menggunakan aplikasi ovo, dan lakukan pembayaran di aplikasi.
setelah proses pembayaran sukses, barulah kendaraan menuju pintu keluar, men-scan karcis ke scanner pada tiang palang, lalu setelah pembacaan sukses dan tervalidasi sudah membayar, maka palang pintu akan terbuka.

gopark gojek

nah, dari bulan lalu, gojek sudah meluncurkan gopark.
pembayaran parkir dengan gopay

untuk bisa melakukan pembayaran dengan gopark ini; setelah memarkirkan kendaraan, scan barcode dengan gopay di aplikasi gojek.
nanti ketika akan keluar parkiran, karcis di-scan oleh petugas parkir lalu otomatis gopay akan didebit sesuai biaya.

yang gue ceritain ini adalah lokasi parkir yang memang masih menerima cash atau pembayaran lain (dengan electronic money).
gak tau apakah nanti akan ada mall/gedung yang parkirnya fully hanya menerima gopay aja.
tapi kalo menilik situasi, kaya’nya gak mungkin. kecuali gojek mempunyai lahan parkir di gedung.

dari sini terlihat, cara pembayaran parkir yang bagaimana, itu tergantung operator parkirnya. jadi kalo operator parkir sanggup menggabungkan ketiga cara pembayaran tersebut, kemungkinan pengunjung akan senang. yang ga suka adalah yang hanya punya cash doang :d

nah metode pembayaran tersebut, bisa disimpulkan cara bayar dengan digital / electronic money itu mempermudah, dan mempercepat transaksi, tidak ribet cari uang pas, atau menunggu uang kembalian dari petugas kasir parkir.
dan kadang ada promo, seperti gopark yang memberikan cashback setara dengan 1 jam parkir. atau e-money/flazz dan ovo yang menarifkan 1 jam pertama 1 rupiah saja.

tapi, dari segala kemudahan, ada beberapa issue yang muncul juga.
untuk pembayaran dengan ovo dan gopay, ketiadaan sinyal selular, kehabisan paket data adalah permasalahan utama.
dan juga, lokasi parkir biasanya di rubanah, yang tertutup beton konkret, walhasil sinyal beberapa operator selular tidak tembus.
dan permasalah berikutnya adalah, saldo di e-wallet yang tidak mencukupi.

sementara untuk permasalah dengan pembayaran menggunakan electronic money, adalah saldo yang tidak mencukupi, kartu yang tak bisa terbaca reader. atau, baru sadar kalau ga bawa kartunya

snydez

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *