buat orang kaya’ gue yang jarang terpapar (baca: mengunjungi)  fancy restaurant atau cafe, agak agak gimana gitu ketika melihat tip jar. yaitu sebuah wadah di mana elo (sebagai customer) menyisihkan uang kembalian elo untuk elo masukan ke wadah sebagai rasa terimakasih elo untuk jasa dan hospitality yang elo terima.

hal maksimum yang agak  (mungkin juga engga)  mirip kaya’ gitu, adalah gue ngasih uang parkir ketika hendak pergi dari parkiran minimarket yang mana jelas-jelas dipasangi sign “parkir gratis”

nah beberapa waktu lalu gue melihat sebuah wadah uang receh di sebuah minimarket, shell select.
gue sangka wadah itu untuk pembeli yang ngasih tip. tapi setelah diperhatikan tulisan yang ditempel di sana, ternyata wadah itu untuk customer yang tidak mendapatkan uang kembalian receh yang pas.

change jar
Another post
paper bag
paper bag

tas tenteng kertas mungkin bersahabat bagi bumi, tapi belum tentu bersahabat dengan yang bawa tas kertas itu dengan motor

blogger profile awal-awal
blogger profile awal-awal

keisengan membawa gue untuk ngecheck siapa sih profile nomor 1 di blogger.com blogger.com adalah engine platform untuk ngeblog yang hits Read more

unpopular opinion
unpopular opinion

untuk bisa menyuarakan opini yang berbeda dengan kebanyakan, elo harus seseorang. karena ketika elo bukan siapa siapa, elo hanya serpihan debu doang Read more

disetut
disetut

karena merasa agak berbahaya, dan kalau memang masih bisa didorong manual, gue sih mungkin lebih milih dorong manual.

hmm, menarik,
pertama, uang receh itu ‘datang’ dari mana? apakah dari customer yang ngasih tip?
kedua, kalau memang di cash register tidak cukup uang receh untuk kembalian, kenapa kasirnya ga langsung aja ambil dari wadah uang receh ini?
ketiga, apa ini sebagai uji kejujuran? ketika customernya misalnya semena-mena merasa uang kembalian kurang, padahal pas.