entah apa yang merasuki gue kemarin.

ketika masuk parkiran gedung, gue malah nungguin palang parkirnya membuka naik. 

karena terlihat ‘bengong’ doang, akhirnya petugas parkirnya bilang “mas! dipencet tombolnya!”

langsung, bagai tersambar petir, gue tersadar. langsung buru-buru pencet tombol strook.

barulah palang terbuka.

kemudian siangnya, masuk ke sebuah lahan parkir. kembali gue sejenak bengong nungguin palang parkirnya membuka.

trus, karena teringat kejadian tadi paginya. gue kemudian buru-buru mencet tombol struk.

Another post
nyerah
nyerah

mungkin nyerah adalah bukan kata yang tepat. tapi sampai ini ditulis, belum nemu kata yang pas buat perubahan blog ini. Read more

kehabisan bensin
kehabisan bensin

selagi buru-buru mengantar anak-anak ke sekolah, karena takut hujan, sehingga tidak membawa dompet dan tidak membawa handphone. kira kira tinggal Read more

federated money
federated money

beberapa tahun lalu, orang hanya meletakkan uangnya di dompet dan di tabungan, dan ketika butuh tinggal mengambil dari ATM. sekarang ini, Read more

ketika keburukan mulai terasa biasa
ketika keburukan mulai terasa biasa

yang awalnya membuat kita marah, lama-lama cuma dianggap sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. bukan karena keburukan itu berubah menjadi baik, Read more

untung di belakang gue ga ada yang antre.

apa gara-gara belum selesai menonton “please stand by” ya?