mengantar ran ke lokasi kantornya menggunakan angkutan umum, yang paling jadi perhatian gue adalah, silaunya sinar matahari.
berjalan di teriknya matahari, yang terasa bukan di kulit, tapi di mata.
sepanjang jalan mata hanya mengerenyit mencoba menahan semburat sinar yang menerjang pupil mata.

pernah daniel dan ninit berbincang mengenai penggunaan kaca mata hitam ketika berada di bawah pancaran sinar matahari yang terik.

Another post
palang parkir
palang parkir

entah apa yang merasuki gue kemarin. ketika masuk parkiran gedung, gue malah nungguin palang parkirnya membuka naik.  karena terlihat 'bengong' Read more

sfh – study/school from home
sfh – study/school from home

semenjak diumumkannya kasus pertama penderita novel corona, atau covid-19, di indonesia; salah satu instruksi pemerintah adalah melakukan social distance, yaitu Read more

tunnel
tunnel

apa jadinya kalo elo ga sengaja terlempar ke masa depan? kalo gue mungkin akan bereaksi agak mirip sama karakter park gwang-ho (park Read more

fotografi – pechakucha
fotografi – pechakucha

pechakucha jakarta vol. 29 mengangkat tema mengenai fotografi. pada acara ini pechakucha diisi oleh 6 fotografer yang mempunyai latar belakang beragam. Read more


iya, padahal orang jakarta itu penuh gaya, harusnya sih ga masalah pakai kaca mata hitam di jalanan. toh untuk fungsi dan fashionnya dapat dua duanya.