rumah ini sudah berumur lebih dari 15 tahun.

lalu beberapa hal memang kadang sudah waktunya diganti. seperti misalnya colokan listrik ini.
menganga, coba dibaut ulangpun sudah tidak bisa, karena tampaknya selongsong dalamnya sudah aus.

sehingga kemudian nyari ke toko listrik untuk beli penggantinya serta selongsong pelapis di dalamnya (ga tau istilahnya apa).

sampai di toko, ketika minta colokan beserta selongsong pvcnya. mereka bilang ga ada. cuma jual colokannya doang.

mungkin mereka salah ngerti, jadi didetailkanlah barang apa yang gue mau. yaitu bagian dalam dari dudukan colokannya.



dan ternyata mereka paham. lalu dikasihlah sebuah barang.
kotak.

….
ha, kotak? 
ga ada yang bulat?

bulat? malah ditanya balik

iya, bulat. di rumah saya bulat.

adanya cuma yang kotak begini.

hadeh!

tapi karena memang tidak tahu ukurannya, akhirnya dibeli juga, berharap bisa dipasang.

dan saudara-saudara! ga bisa juga sih, yang ada harus membobok dinding dulu,
ribetin ajah.

tampaknya bangunan baru sekarang untuk selongsong colokan listriknya bentuknya kotak? ga ada yang bulat?
jadi kalau memang sangat terpaksa, ujung ujung harus ubah banyak.

Another post
barang di laci
barang di laci

riweuh ngurusin barang-barang di dalam laci, ada ga sih startup yang solve issue ini?

memanfaatkan AI gratis dari whatsapp
memanfaatkan AI gratis dari whatsapp

struk kecil, tapi bikin mikir panjang. hajar aja pake teknologi, pake AI!

look ma, guess my (license) plate
bego lu

pelat nomor kendaraan di jakarta sekarang bervariasi, ada yang ditempel lakban, ditutup sachet kopi,

pertama kali ke ikea
pertama kali ke ikea

akhirnya kesampaian juga datang ke ikea sebagaimana layaknya penduduk jakarta dan sekitarnya*) 😀 datang beberapa menit sebelum jam buka (buka Read more

sial banget udah ga jual yang bulat, bahkan yang jualnya aja ga pernah tau kalau selongsong colokan ini ada yang bulat.