baru aja selesai namatin “Reset“, series china, dracin. kalo ga salah, gue ‘nemu’ series ini karena gue search series tentang time travel, time loop.

disclaimer : postingan ini full spoiler 😀

premisnya sebenernya klasik banget soal time loop, di mana dua protagonis kita—seorang cewek mahasiswi dan cowok game designer muda—terjebak dalam pengulangan waktu yang nggak ada habisnya.
mereka ada di dalam sebuah bus yang takdirnya cuma satu: meledak. entah karena kecelakaan, atau karena hal lain yang awalnya masih jadi misteri besar buat mereka berdua.

poster series Reset

nonton ini tuh rasanya kayak lagi ngeliat orang main video games.
setiap kali mereka gagal menyelamatkan bus atau mati kena ledakan, gamenya ‘reset’ lagi ke titik awal.
loop demi loop dijalanin, skenario demi skenario dicoba, cuma buat nyari tahu gimana cara supaya semua orang di bus itu bisa selamat.
karena kalau merekanya (protagonist) doang yang selamat, pas ketiduran, bangun-bangun mereka kembali lagi di dalam bus :D.

dari reset ini, yang gue suka, penulisannya rapi banget. biasanya cerita time travel atau time loop itu rawan sama plot hole yang bikin pusing, tapi di sini ceritanya dijahit dengan sangat teliti antar episode. transisinya smooth, meskipun scene-nya berulang-ulang tapi tiap pengulangan itu bawa progress baru yang bikin kita makin penasaran.

tapi ya namanya karya manusia, tetep ada yang bikin ganjel dikit. gue ngerasa akting protagonis ceweknya kadang agak off di beberapa scene penting, kayak kurang dapet aja emosinya pas lagi momen krusial.
terus di episode terakhirnya juga ada sedikit rasa yang kurang sreg, kayak ada loop hole kecil yang muncul pas semua masalah mau diselesaikan.
tapi kalau loe suka genre scifi yang mind-bending tapi tetep punya heart, ini tetep masuk kategori must-watch sih.

in the end, selain soal scriptwriting-nya yang juara, yang bikin gue kepikiran sampe sekarang justru bukan soal teknis time loop-nya, tapi isu sosial yang mereka angkat di akhir series.
ada dua hal besar: internet bullying sama kekerasan seksual.

ya ini yang gue bilang menjelang akhir cerita, trus ‘masuk’ lah sebuah tema, yang kesannya tiba-tiba ada.
gimana caranya, sebuah cerita tentang ledakan bus bisa ngebahas betapa jahatnya jari-jari netizen.
di ceritanya digambarin gimana gampangnya orang nge-judge kondisi seseorang cuma dari potongan video atau foto di internet.

netizen itu padahal nggak tahu konteksnya apa, cuma baca tulisan, lihat foto, video. nggak tahu apa yang sebenernya terjadi selengkapnya, tapi komennya udah langsung jahat, nge-degrade, dan ngehancurin citra korbannya.
dan ketika ada yang mau speak up terhadap korban, ikut diserang komen jahat juga. akhirnya jadi back down, ga mau menjelaskan kondisi situasi nya.

sementara isu tentang kekerasan seksualnya , meskipun gue ngerasa transisinya agak mendadak pas dikaitin sama kecelakaan yang dialamin korban, tapi tetep aja, ini nunjukin betapa beratnya situasi kondisi yang terjadi ketika ada kekerasan seksual. korban bingung, ga tau musti gimana.

Another post
riweuhnya reset / ganti henpon android
riweuhnya reset / ganti henpon android

jangan terlalu over pede bisa restore semua data dengan baik ketika reset password atau pindah henpon lain

apakah setiap masalah ada solusi?
apakah setiap masalah ada solusi?

apakah kamu percaya bahwa setiap masalah ada solusinya? atau apakah solusi yang diambil adalah yang paling benar?

nyerah
nyerah

mungkin nyerah adalah bukan kata yang tepat. tapi sampai ini ditulis, belum nemu kata yang pas buat perubahan blog ini. Read more

up close and personal presiden dan keluarga
up close and personal presiden dan keluarga

tingkat keamanan untuk barack obama dan keluarganya sungguhlah ketat. tapi menariknya beberapa acara (tv) bisa sampai up close and personal dengan POTUS Read more

“Reset” bukan cuma soal keluar dari pengulangan waktu, tapi soal gimana kita manusia sering banget terjebak dalam loop kebencian di dunia nyata.

akhirnya gue jadi mikir, mungkin di kehidupan nyata kita juga sering terjebak ‘loop’ tanpa sadar. bedanya, kita nggak punya tombol reset kalau kita bikin kesalahan fatal ke orang lain, apalagi lewat kata-kata di internet.
mungkin kita harus lebih hati-hati sama apa yang kita ketik, karena efeknya bisa berantai dan ngebawa orang ke nasib yang nggak pernah kita bayangin sebelumnya :(.
coba deh elo nonton. lihat reaksi elo gimana nanti.