gue meletakkan semua barang pertukangan dan perkakas gue dalam satu laci, supaya kalo butuh tinggal cari di satu tempat.

tapi, barang-barang didalam laci tersebut tidak pernah bisa rapi, selalu berantakan. karena.. ketika mencari barang, karena ga langsung ketemu, jadi dikeluarkanlah semua perkakas yang ada di dalam laci itu.

begitu ketemu, karena kadang buru-buru, jadilah dirauk aja barang yang berserakan di lantai di luar laci, digabrukin semua sekaligus ke dalam laci. terus kalau ternyata lacinya nyangkut ketika ditutup, diurek-urek sebisa mungkin supaya laci bisa ketutup.

barang di laci
berantakan

bayangkan, akan menarik kalau ada startup yang mau coba memecahkan permasalahan ini. karena pada nature nya startup itu adalah problem solver 😀


mungkin mirip dengan konmari marie kondo, tapi kalau konmari adalah melepaskan, membuang barang-barang yang tidak berguna, tidak punya spark, tidak punya ikatan lagi.
sementara untuk kasus barang dalam laci ini adalah, barang-barang tersebut tidak tau kapan akan berguna, apa dalam waktu dekat, apan masih nanti nanti bakalan berguna. gak ada hubunganya dengan emosi keterikatan apapun.

Another post
no backward compatibility
no backward compatibility

rumah ini sudah berumur lebih dari 15 tahun. lalu beberapa hal memang kadang sudah waktunya diganti. seperti misalnya colokan listrik Read more

sejuta topan badai!
sejuta topan badai!

seorang kawan menceritakan betapa naik pitamnya istrinya ketika ada permasalahan yang mendasar yang terjadi pada sang kawan. Wealah somplak banget Read more

adegan makan di jdorama / drakor
adegan makan di jdorama / drakor

sungguhlah rasa penasaran ini masih belum nemu jawaban yang pas. kenapa di jdorama atau drakor itu, dalam satu episode itu Read more

tunnel
tunnel

apa jadinya kalo elo ga sengaja terlempar ke masa depan? kalo gue mungkin akan bereaksi agak mirip sama karakter park gwang-ho (park Read more

mungkin saja sebagian besar barang-barang tersebut `sampah` beneran. tapi ya ga akan tahu.

gimana?