gue sama sekali ga pernah bisa bersepatu roda, apalagi lancar.
tapi ketika melihat iklan ice skating di mall @ alam sutera, gue tertarik pengen nyoba.

kebetulan keinginan gue ini dapat sokongan dari keluarga besar, sehingga walhasil alih alih ber-ice skating sendirian, ini malah re-ramean.

sesaat ketika sampai di lokasi, gue tertegun sama para instruktur yang joget di es dengan luwesnya. bisa gitu tuh.

akhirnya sampai juga waktu untuk menyentuh lapisan es dengan sepatu ‘berpisau’ ini.
ketika masuk ‘ring’,  petugasnya menyarankan untuk berpegangan dulu dengan dinding untuk kemudian ‘berjalan’.

halah. kelamaan, sementara jatahnya cuma 30 menit.

tadi, sempat memperhatikan bagaimana instruktur membimbing peselancar newbie.
dan terlihat bahwa, untuk bisa maju, justru gerak langkahnya bukan melangkah maju, tapi justru ‘mendorong’ kesamping.

makanya, langsung nekat aja bergerak ke tengah ‘ring’.
awal-awal masih hati-hati, jaga banget keseimbangan.

lama-lama ketika sudah terasa bisa maju sedikit demi sedikit, mulai jumawa, dan ga awas, walhasil kebanting kejengkang ke belakang.

Another post
barang di laci
barang di laci

riweuh ngurusin barang-barang di dalam laci, ada ga sih startup yang solve issue ini?

#inktober2018
#inktober2018

bulan oktober, adalah bulan di mana gue berusaha untuk selalu ngikutin inktober. untuk inktober tahun ini, gue bereksperimen dengan hanya Read more

bawa sendiri perangkat kerjamu
bawa sendiri perangkat kerjamu

pengalaman gue bekerja bertahun-tahun, kantor selalu menyediakan peralatan bekerja gue, dari PC, sampai pernah disediakan laptop dan mobile phone maka Read more

bosan dengan wordle
bosan dengan wordle

setelah merasa bosan dengan worlde? jangan khawatir, di new york times tempat wordle, tersedia games permainan lain.

dan setelah jatuh pertama, malah semakin sering jatuh.

note: postingan ini dalam rangka #julingeblog