24
Feb
2009
11:24

cukur rambut"dirapiin aja," begitu selalu yang gue sampaikan ke tukang cukur, setiap gue potong rambut. duduk dengan tenang sampai selesai, dan whalla! hasilnya ajaib.

kenapa gue bilang ajaib, karena penafsiran "dirapiin aja, dirapihkan saja" ternyata berbeda-beda untuk setiap tukang cukur. bahkan dengan tukung cukur yang sama dengan selang waktu beberapa minggu/bulan kemudian, ternyata penafsirannya berbeda juga.

padahal rambut gue ini ya gini gini aja, modelnya gak bisa diapa-apain. option yang tersisa apakah itu gondrong tapi lemes/jatuh, apa pendek 1 - 2 cm tapi jigrak berdiri-diri.
tapi, setiap cukur, hasilnya beda-beda!

photo: ngambil dari http://www.panoramio.com/photo/8107699 tanpa seijin pemiliknya untuk kepentingan non-komersial

 

Komentator

  • M Fahmi Aulia:  *sodorin formulir warga suku perut buncit,hihihi..* [~~]
  • starlight:  di sini ada yg namanya karung guni man, son...jd dia keliling[~~]
  • aldi:  ada tambahan lagi Wak Haji, kalo di Indonesia, melengnya mesti tengok[~~]
  • riza almanfaluthi:  Btw, tulisan tentang hajinya saya suka. Terima kasih banyak. [~~]
  • riza almanfaluthi:  Bukan semesta yang membuat kita menjadi orang yang paling sial atau[~~]
  • Linda:  kalo baca di bukunya stephen covey (kalo ga salah), yang membedakan[~~]
  • WaM:  alhamdulillah.. semoga bahagia n sukses selalu.. :) [~~]

Links

TagCloud