entah kenapa nyaris sebagian pendapat gue bertentangan dengan pakar.
misalnya, gue nonton "akhirnya datang juga" di transtv. ketika akhirnya didi petet memilih siapa yang dia mau kasih vandel(?) pintu, pasti selalu berbeda dengan pilihan gue.
saking sebelnya gue menggerutu, "ih dodol amad sih didi petet, jelas jelas yang lebih jago improvisasi 'acting'nya itu si A, lha malah B yang dapet vandel"
tapi ketika gue pikir, si didi petet khan aktor 'jagoan', gue yang nggak ngerti apapun soal seni peran, apalah yang bisa gue nilai.
atau itu tuh, idol-idolan di rcti, biarpun gue bilang si A jelek amad suaranya, eh malah si A di puji sama indra lesmana, atau duta atau ira maya sopha, dan juri laen yang gue yakin kemampuan mengenai seni suara udah pasti kampiun deh.
gue bahkan dengan sok taunya, "budeq apa jurinya?!"
hehe.
trus gue jadi bertanya, apa kalo udah pakar, gak bisa salah? jangan jangan pendapat pakar akan selalu bertentangan dengan main stream.
merapi - gempa jogja
staying-alive.org
stop beri uang
Indonesia Help
tunascendekia
the ONE
wwf indonesia
act - aksi cepat tanggap
sepatumerah.
uli.
Blurted Thoughts.
zuper zexy girl daily.
menikah.
Cluster One.
techvolution.
Simplicity in Life.
nattever.
nuniek.
nofie iman.
ferdiriva.
blogombal.
Jakarta`s byte bite.
Muli`s Commune.
just my opinion.
my treo650.
andaka.
istribawel.
ikez.
mdamt.
apri.
Mementoes: The Big Fat Virtual Swear Jar.
luigi.
micko.
prabowo.
end of perfect day.
ngantor.
gambrengan.
richoz.
blog indonesia.
tumblr tublz.
...
[ew].
planet kronologger.
Denny.
praditya.
sekadar blog.
super mandra bros.
chickenstrip, ubuntu.
blogcatalog.
paamayim nekudotayim.
& `Get Lots of Sleep!!.
elation.
serenity.
bLub.
You Say Why, I Say Why Not.