gue baru tau kalo dee ternyata [sedang] mengerjakan sebuah novel baru lagi, yang diberi judul perahu kertas.
gue taunya setelah blogwalking ke tempat linda dan membaca postingannya dia tentang buku terbaru dee. di postingannya tersebut linda menyebutkan bahwa novel tersebut akan berbentuk e-book dan hanya bisa didownload oleh pengguna XL. whutt!! :o diskriminasi! ketidakadilan! gitu pikiran pertama gue.

lalu dengan serta merta gue keluhkan melalui koment box postingan dee soal selesainya pembuatan novel tersebut.
and akhirnya munculah postingan yang mengklarifikasi hal tersebut, bahwa benar novel tersebut pada awalnya (dari 3 April 2008) hanya bisa di download oleh pengguna XL,
dan 6 bulan kemudian barulah, dicetak secara fisik pada oktober atau november 2008.

hah! kelamaan :)..
*siap siap beli perdana XL


 

while reading some blog using google reader, i found an interesting object under each blog that hosted on wordpress.com which is, it has a comment count indicator.

lagi baca baca blog lewat google reader, gue ngeliat ada objek yang nongol di bawah tiap posting dari blog yang ngehosting di free wordpress.com, yaitu jumlah koment.

comments count on wordpress

hey, this is interesting, because it usually appeared on blog that using feedburner as it's feed generator.

wah menarik nih, soalnya biasanya yang bisa munculin kaya' ginian adalah blog yang make feedburner sebagai feed generator nya.

comments count on feedburner

actually this comment count capability is came from comment API in RSS 2.0 standard. when it is applied on your rss, it will have xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" on comment rss feed tag.

kemampuan jumlah koment ini dikarenakan memasang comment API di rss 2.0. comment API tersebut - kalo teraplikasi - biasanya muncul di bagian atas rss xml feed elo, di rss tag namespace dengan namespace xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/".
dan kemudian di tiap postingannya, harus ada sambungannya, yaitu tag comment rss feed

this things already available on free hosted blog on wordpress.com long ago, but it is feedburner which is the first to implemented it [on it's feedflare].

sebenernya hal ini udah terimplementasi dari dulu di wordpress.com, tapi feedburner lah yang mengoptimalkannya dengan menggunakan feedflare optionnya.

my feedburner rss already use this feedburner feedflare to display the comment counts on this blog.

nah, karena kepengen banget punya comment count di feed gue, akhirnya gue men-contek rss wordpress.com terus gue aplikasiin ke rss gue :), lalu gue feed ke feedburner. whala! jadi. [maklum blog tambel sulam]

by default the options to show the comments count is turned on. so no need to hasle if you're using wordpress.com and want to display the comments count.

secara default, option untuk memunculkan jumlah koment udah nyala. jadi ga perlu pusing pusing gimana nyalainnya.

wordpress rss option

note : untuk yang pengen tau soal rss, bisa liat postingannya deddy soal itu di sini dan di sini.

 
8
Oct
2007
7:34

berhubung rambut udah jigrak ga keruan, akhirnya nyolong waktu sebentar hari minggu untuk cukur.

di tempat tukang cukur tersebut, ketika akan masuk kedalam, eh ada orang yang dateng agak duluan dari gue keluar lagi, "ngantri", gitu katanya.
ternyata sudah ada 1 orang yang menunggu. dan 1 orang sedang digarap sama tukang cukurnya.

setelah agak ragu sebentar, gue tetep nunggu. ternyata si orang yang sedang digarap tersebut udah 20 menitan belom beres juga. gue udah mikir mau pindah ke tukang cukur laennya yang deket deket situ juga.
tapi akhirnya gue cancel niat tersebut, karena belum tentu juga di tukang cukur atu lagi itu gue bisa langsung tanpa ngantri, dan kedua, di tukang cukur yang ini dapet extra pijit kepala ;) sementara yang sebelah sono engga.

stelah nunggu 20 menitan kemudian, giliran gue lah yang dicukur,
"potong senti pak, dan gak pake di kerik ya", pesen gue.

yup, semenjak gak bisa diapa-apain lagi nih rambut, akhirnya sejak beberapa bulan lalu gue mutusin untuk memilih potongan super pendek. dan gue agak phobia sama AIDS yang masih belom jelas apakah bisa tertular lewat pisau cukur, jadi minta gak pake pisau kerik nya tukang cukur itu.

selagi dicukur, gue melirik ke tempelan yang ada di meja depan gue: dewasa 7000,
anak anak 6000.
hah :o ! naek toh harganya, apa karena mau lebaran doang?.. soalnya sebulan lalu masih 6000 untuk dewasa.
jadi inget, beberapa taun lalu potong rambut disini masih 3000-an ;). jaman berubah, kebutuhan pokok harganya melonjak. jasa tukang cukur pun naek.
walopun kalo ditilik, mereka khan cuma gitu gitu doang, memotong rambut. gak ada hal lain selain itu (ok lah, ada extra pijit kepala).

yah mungkin kalo yang di bawah pohon rindang mungkin masih murah kali ya, di daerah sekitar gue kaya'nya emang dari dulu ga ada tukang cukur bawah pohon. ada juga tukang cukur keliling (tapi sekarang pun udah ga ada).
di jalan kidang pinanjung, bandung, masih ada ga ya? para tukang cukur bawah pohon itu :) mereka menaikkan harga jasa potong rambut mereka juga ga ya?

 

Komentator

  • Bidadari Rika:  hai, ika salam kenal, ane belum punya instalgram. jadi belum[~~]
  • Rika:  Ih lucu yaaa instagram nya Pitra... dulu [~~]
  • nita:  sangat inspiratif :D umroh in ramadhan [~~]
  • nita:  semoga cepet pulih ya paket haji plus [~~]
  • nita:  semoga cepet pulih ya http://paketumrohhaji.com/ [~~]
  • Natalia:  Semoga cepat pulihnya... Fisioterapi itu memang harus rajin dijalanin ya...[~~]
  • Objek Wisata Di Bandung:  Yang namanya buah sepertinya enak tuh gan. Apalagi buah-buahn yang[~~]

Links

TagCloud