astaga, udah lama ga perhatiin soal iklan di adzan maghrib pas ramadhan , sekarang ada lagi .
adzan itu harusnya jangan dijadikan komoditi jualan. entah apa yang ada di otak sales mamager teh sosro dan kepala produksi indosiar.
updated: ternyata ada iklan syrup indoffod dan nexian di adzan globaltv
dari jaman dulu praktisi perkilanan berkilah, bahwa orang tua lah yang harus memfilter apa yang harus ditonton anak. jadi kalo ada iklan nyeleneh jangan nyalahin iklannya (atau agency/pembuat nya). jadi mereka lebih memilih melepaskan keburukan ketengah publik, dan nyuruh publik untuk menghindari keburukan tersebut dibanding menyebarkan sesuatu yang bagus dari semenjak awal.
gue punya anak batita, dimana gue ga selalu ada disekitar dia ketika sebuah iklan buruk macam iklan mie sedaap ini tayang. anak batita merupakan peniru terbaik. apapun dia tiru, juga kalo ada iklan seperti ini. dimana talentnya (anak-anak pula!) berbohong. dan jika gagal diberi pengarahan yang benar, yang ada anak gue bisa menganggap bahwa berbohong itu hal yang wajar.
yah semoga siapapun yang punya ide membikin iklan seperti iklan mie sedaap ini, bisa membimbing anaknya (kalo punya) untuk tidak melakukan tidakan berbohong apapun.
lagi nonton transtv tadi malem, diacara tentang kosmetik ponds. gue kaget ketika melihat marcel menjadi pengisi acara nya.
karena beberapa waktu lalu gue membaca postingannya dee yang mengkritisi tentang relasi wajah putih dengan cantik.
memang dalam postingannya tersebut, dee sama sekali tidak menyinggung salah satu produk pemutih iklan, tapi gue simpulkan, itu adalah ponds. karena iklan itu lumayan menyedot perhatian, ditambah pula pake acara bersambung segala.
sebenernya gak ada relevansi nya antara opini dee dan tampilnya marcel di acara ponds tersebut. tapi hal tersebut menggelitik pikiran ngawur gue;
apakah gak ironis, istrinya mengkritik suatu hal yang diusung suatu produk, sementara suaminya malah menjadi pengisi acara untuk event produk tersebut?
tampaknya kehidupan pasangan dee dan marcel memang sudah sampai tahap bahwa opini personal harus dipisahkan dengan profesionalisme.
atau, kehidupan berdemokrasi dalam berumahtangga mereka sudah mencapai taraf dimana perbedaan opini tidak akan menjadi masalah personal.
salut!
yah, tapi hal itu sih mesti ditanyakan ke dee langsung sih untuk lebih benarnya. :P