karena sudah janji mau ngajak denny nonton toy story 3, ahirnya senin kemarin kesampean juga. kita nonton di blitzmegaplex mall of indonesia. ini baru pertama kalinya nonton di blitzmegaplex MoI, agak agak bingung dimana beli tiketnya. eh ternyata loket tiketnya gabung sama penjualan snack.
seperti layaknya pixar dan disney, cerita yang dikemas menarik dan juga animasi yang keren. gue ngikutin dari toy story 1 dan toy story 2, seinget gue kedua film itu ngga nampilin mukanya ibunya andy, tapi di toy story 3 ini ditampilin. ada scene dimana ditampilin foto andy, molly dan ibunya, yang menimbulkan pertanyaan oleh denny, "papa nya mana?", sebenernya pertanyaan yang sama dikepala gue semenjak toy story 1.
buat denny yang baru pertama kali nonton bioskop, ada beberapa adegan yang memang serem. tapi denny beruntung masih bisa mengatasi itu, paling dia banyak tanya aja :D
dibeberapa adegan gue merasa ada yang terinspirasi oelh film-film tertentu, sebut aja adegan dimana monyet nya dilibet selotip, mirip adegan di dexter. atau woody yang tersangkut di pohon dan jatuh tertahan beberapa centimeter dari tanah, mirip adengan di mission: impossible atau harry potter and the order of phoenix.
dan ada kejadian ketika gue tertawa sendiri (orang lain engga), yaitu ketika adegan woody ngambil sepotong toilet tissue untuk melapisi dudukan toilet, mengingatkan akan gue.
dan sampai akhirnya adegan sedih ketika andy sudah harus merelakan mainannya di'waris'kan ke bonnie. *snif
nggak sengaja dapet undangan untuk nonton premiere nagabonar jadi 2. film ini menjadi sequel dari film nagabonar yang diproduksi tahun 1986.permasalahan muncul, karena nagabonar tidak rela kuburan tersebut terganggu. apalagi setelah tahu bahwa investor asing nya adalah orang jepang, yang mengakibatkan rasa nasionalisme dan kepahlawannnya terusik.
seperti yang tertulis di website resminya, bahwa tema yang diangkat adalah cinta. cinta antara lelaki perempuan, cinta ayah anak, cinta sahabat, cinta bangsa. walopun harus menampilkan itu semua, ternyata pelem ini berhasil merangkum semuanya dengan baik.
beberapa adegan cukup menggelitik rasa nasionalisme gue, dimana beberapa lagu lagu nasional menjadi ost-nya.
nyinggung OST, paling sebel gue kalo pelem indonesia, OST nya hanya di isi oleh satu artis/band. kalo gak salah info, katanya susah untuk menjembatani artis yang merbeda record companynya. dst dll. beuh!ada beberapa adegan yang bikin gue ikut mikir, kenapa juga patung jendral sudirman dibuat dalam posisi hormat. apa yang patung itu hormatin?, seharusnya kita yang ngehormatin beliau.
jadi inget iklan bank niaga 17 agustusan, ditampilan foto jendral sudirman sedang memberi hormat. yang jadi perdebatan, apakah foto itu benar, apakah seorang jendral menghormat ke anak buahnya. karena setau gue, yang hormat duluan adalah anak buahnya, dibalas dengan hormat pimpinan, dan ketika hormat pimpinannya selesai, barulah hormat anakbuahnya selesaidan satu adegan lagi, apakah emang sengaja dibuat seperti itu, yaitu, ketika paduan suara anak SD menyanyikan lagu Indonesia Raya, menyebutkan kata 'indonesia' dengan benar, yaitu : Indonesia, sementara ketika tora, dkk, menyanyikan lagu kebangsaaan tersebut mereka melafalkan Endonesia.
pembuatan pelm ini kalo gak salah dimulai 2005 akhir, wew :o! lama aja, walopun shootingnya cuma sebulanan.
so, buat yang pengen coba nonton pelem dalem negri yang ga pake setan-setanan dan abg-abg-an, pelem ini gue rekomendasiin deh ;)