orang dari negara yang berbeda, memang nggak harus ngerti penamaan negara tetangganya gimana. tapi ya lucu aja, kalo sebuah kalimat salam dianggap nama.
alih alih nama merchant, 'signature: thank you atas kunjungan anda' dianggap sebagai nama, karena ada dibawah kata 'thank you' :D
sama kaya, ketika ada orang ngirim email dari blackberrynya. dan kalau gak di edit/setup, maka ada default signature dari opertornya. kaya' indosat, 'sinyal kuat indosat'.
nah, ketika di reply dari orang negeri seberang, diawal emailnya ditulis 'Dear sinyal kuat indosat' :D
ini faktor budaya juga sih.
orang sini, bisa dibilang sangat jarang menggunakan signature email dengan menggunakan nama. jadi kalo kirim email, ya blank aja bawahnya, - atau engga ya itu, ada default signature -- yang gak dihapus pulak. dengan anggapan si penerima udah tahu nama si pengirim email. atau emang ga peduli si penerima butuh tahu nama pengirim atau engga.
orang suka sekali belanja barang mahal, tapi setelah itu sama sekali tidak berniat untuk merawatnya dengan baik. atau beli barang mahal tapi gak mau beli supporting accessories-nya.
memang sih pada intinya, biasanya barang mahal, perawatan atau aksesorisnya pasti mahal juga, tapi khan itu penting.
contoh: misalnya beli mercy - mercedes benz tapi malah nanya bensinnya irit apa engga. ... ya mbo' ya. beli mobil milyaran gitu loh! koq malah ga pengen keluar uang buat bensin tambahan.
beli henpon canggih, smartphone lah, tapi ngisi pulsanya ketengan, beli 10 ribuan.
atau
atau
mungkin dibenak para konsumer barang mahal ini, kalo beli barang mahal, yau udah sekali itu aja pengeluaran - ga pa pa mahal yang penting ga ada pengeluaran tambahan lagi.
makanya alangkah baiknya jika punya panggilan (kesayangan) khusus, dari pada panggilan general yang semua orang juga memanggil dengan panggilan yang sama.
atau jika ayah atau ibu memanggil anaknya dikeramaian publik, panggillah dengan menggunakan namanya.
minimal nama khan agak unik, dari pada manggil "kakaaaak!.." atau "adeeeek!.."
sementara mungkin yang agak bingung adalah panggilan dari suami ke istri atau istri ke suami, atau anak ke (salah satu) orang tuanya.
di indonesia sangat tidak jamak anak memanggil orangtuanya dengan nama :D