
pertama yang kepikir sama gue, eh iya ya. ngewarisin digital image didalam digital device belum tentu bisa tahan sampe 10 tahun kedepan. CD paling banter tahan 5-10 tahun, USB flashdisk 4-5 tahun juga udah rusak, harddisk lebih rentan. sampe ketika @ikhlasulamal mereply @hielmy soal "digital dark age - zaman kegelapan digital"
dari wikipedia dan beberapa tautan hasil google search mengenai "digital dark age" barulah gue tersadar, bahwa yang jadi masalah bukan hanya media penyimpanannya yang ga tahan, tapi dari sisi digitalisasinya bisa bermasalah.
seperti yang dicontohkan di wikipedia, bahwa file wordstar yang jaman dulu disimpan di disket 5¼" bisa dibuka pake apa sekarang?. disk drive untuk disket 5¼" udah ga ada yang pake, (untuk sementara mengesampingkan masih ada komputer jadul di pelosok negeri ini yang pakai diskdrive tersebut). lalu file wordstar ngebukanya pake apa? software aplikasi wordstar juga udah ga ada sekarang ini.
sekarang ini aja perkembangan teknologi begitu pesat. bayangin kalau 10 tahun lagi, gak ada lagi tuh komputer yang pake USB port. nah mau dicolok kemana tuh USB flashdisk berisi foto-foto itu. mending kalo ternyata file .JPG , .PNG masih disupport, kalo ternyata 5 tahun lagi extention tersebut udah gak dipake, mau buka pake apa image / foto tersebut?
Untuk saat ini memang, mungkin masih tertolong dengan internet. kita bisa upload foto/dokumen ke misalnya flickr, atau googledocs, dll. tapi perkembangan internet begitu cepat, bisa bisa google atau flickr besok bangkrut, mau gimana kita ngambil dokumen kita?
Dapat alert notifikasi yang nyampe di inbox e-mail, ternyata dari Geni. Remindernya mengenai hari anniversary gue dan ran. disitu tertulis 3rd (leather).
heh? maksudnya apa? iya sih ini ultah pernikahan kita yang ke-3. tapi leather itu apa? kulit? koq kulit?
akhirnya, nyari ke wikipedia, dan ternyata itu istilah penamaan untuk anniversary di US dan di UK. mungkin udah pada tahu, kalo ultah perkawinan ke-25 itu ultah perak, dan ulang tahun perkawinan ke-50 itu ulang tahun emas. nah ternyata hampir tiap tahun pernikahan tuh ada aliasnya, dan kalau yang ke-3 itu leather.
nah penamaan ultah itu, menandakan hadiah apa yang diberikan ke pasangan. karena ultah ke-3 itu adalah leather, kalo menurut lhukie, jadi harus minta kadonya (tas) kulit.
lah, trus gue bales, kalo gitu, cuma pas ultah ke-50 aja dong, yang hadiahnya emas
wabah twitter melanda dunia, tidak ketinggalan di indonesia. koran, tabloid yang berhubungan dengan teknologi dan gadget pun ramai-ramai membahasnya.
seiring dengan yang dilakukan artis selebritis di amerika dan internasional lainnya yang rame-rame mendaftar sebagai pengguna twitter, para selebriti indonesia pun tidak mau kalah.
berikut sebagian twitterID para selebritis indonesia dan pesohor serta public figure yang bisa (dan belum tentu bisa) di follow di twitter.
..dan masih banyak lainnya kalo mau diurut-urut.
kaya'nya ini imbas dari penggunaan blackberry yang juga mewabah di kalangan orang indonesia, tidak terkecuali artis/pesohor. karena kalau melihat aktifitas update status mereka di twitter, mereka menggunakan aplikasi twitter untuk blackberry.
hal ini selain memicu bertambahnya pengguna twitter (dan juga facebook) juga memicu bertambahnya pengguna blackberry karena stigma yang salah kaprah "kalau mau online lewat henpon ya mesti pake blackberry".
dan diperparah dengan sifat serta kelakuan orang indonesia yang suka membebek dan iri sama orang lain serta rasa ngga mau kalah.
padahal untuk online di henpon, sama sekali tidak perlu blackberry, ataupun nexianberry. atau berry berry lainnya. yang penting mobile phonenya bisa connect ke internet, entah itu via GPRS, EDGE, ataupun 3G network.
ya sudahlah, mari kita lihat aja sampai mana badai twitter ini menerpa orang indonesia.