pernah iseng ga ke toko elektronik, 
“saya mau beli tv 73.66 centimenter”
yang ada, penjualnya bengong. coba kalimat tadi diubah dikit.
“saya mau beli tv 29 inch”
si penjual akan serta merta ngajak anda milih milih tv mana yang mau dibeli.

indonesia adalah penganut ukuran metric system , system international. jadi ukuran panjang yang dipakai itu meter dengan turunannya (km, cm, mm). 
lha, tapi kenapa beli tv, henpon, pipa paralon, itu ukuranya inchi?

inch, itu merupakan ukuran imperial system, dan dari sekian banyak negara, saat ini system tersebut hanya dipakai di 3 negara. salah satunya amerika. banyak produk dan barang yang di‘ciptakan‘ oleh amerika. sehingga mereka dengan semena-mena menggunakan satuan ukuran mereka, padahal target marketnya internasional. dan secara internasional, satuan ukuran yang dipakai itu bukan inch.
keren kahn!

imperial system country

 

selain itu, amerika dengan segala tontonan film series dan film hollywood selalu menulis tanggalan dengan format x/xx tanpa tahun. format tanggal itu penyingkatan dari format tanggal mmddyy.
sebel banget kalo ngeliat woro woro film , cuma nyebut 8/10  entah tahun berapa. dengan asumsi woro-woro itu tidak untuk dilihat ditahun yang berbeda dengan iklan tersebut tayang.

amerika, saat ini, adalah salah duanya negara yang masih pake format tanggal mmddyy!

dari beberapa pengguna microsoft office, terutama microsoft excel, dan yang berhubungan dengan finance, database, pasti sering kesel dengan format tanggalan mm-dd-yy ini. karena sering jadi salah ′mengartikan′ karena di indonesia tanggalan itu ddmmyy. 

tapi apa mau dikata, software software banyakan berasal dari amerika. jadi mereka tetap bisa mengkondisikan penggunaan tanggal, ya harus ikut default (mereka).

 

 

 

jika ada orang yang berkemampuan menghentikan kejahatan tapi ga dilakukan, ya itu sama aja dia juga melakukan kejahatan. contohnya ya polisi, dia ngeliat orang lagi mau maling, tapi dia ga mencegahnya , ya sama aja si polisi itu maling.

ditulisan ini gue cuma mau fokusin ke hal-hal lalu lintas. seperti yang sering gue amati, di beberapa tempat seperti persimpangan sarinah, persimpangan pasar baru, persimpangan dokter sutomo, itu para polantas ga guna banget. ada yang melanggar rambu (lalu lintas) di depan mata tu polantas, di cuekin. buat gue yang berusaha banget ga melanggar rambu jadinya gondok banget. super gondok. 

nanti giliran gue melanggar hal hal ga penting yang ringan seperti misalnya ga menyalakan lampu motor - karena kelupaan, ga sengaja, eh malah disetopin dan ditilang.

 

beberapa contoh kasus, sore hari jam 5-an, persimpangan pasar baru - hotel golden itu parah banget, yang mau kekanan cuma dikasih satu lajur, karena lajur paling kanannya sudah dipakai untuk busway. nah ada mobil , motor yang masuk busway dan pada saat bersamaan , kendaraan yang mau kekanan dapat giliran hijau. eh motor mobil yang dari busway ternyata pengen lurus, dan maksa. eh polantas yang persis berhadapan dengan kondisi itu, cuek aja.

nah kalo pelanggaran rambu dicuekin gitu aja, walhasil para pelanggar lalu-lintas merasa aman. merasa itu adalah hal biasa. jadi lain kali juga melakukan lagi. itu baru pikiran satu orang pengendara, tapi kahn orang sini itu membebek, walhasil begitu melihat orang lain ga diapa-apain sama polantas, dia juga merasa ikutan aman.
polantas mau seberapa buncit perutnya juga ga dianggap, dimana rasa takut sama polantas juga sudah hilang.

 

 

jadi kemanain itu wibawa polantas sebagai pengegak hukum, dilecehin sama pengendara karena kelakuan sendiri
kalo gue ngerti hukum , mungkin gue akan bikin class action, gue bakal tuntut semua polantas yang ga memproses para pelanggar rambu itu di'tilang' dan mereka menjalani pengadilan sendiri.

selain masalah gondok karena pembiaran pelanggaran itu, hal yang lebih serius adalah terjadinya kecelakaan.
pada malam hari, beberapa kali gue ngeliat kecelakaan di persimpangan sarinah, karena yang satu maksa belok, sementara yang lurus juga ga ngeh kalo ada yang belok
nah kalo kaya' gitu emang polisi disitu mau tanggung jawab? nyawa orang lho..
yang ada malah polantasnya nyari 'untung' dari kecelakaan

intinya sih: kalo ada hal hal kecil negatif tapi dibiarin, semakin lama jadinya malah kejahatan kelas kakap. seperti yang dilansir sama broken window theory deh. The theory states that maintaining and monitoring urban environments in a well-ordered condition may stop further vandalism and escalation into more serious crime.

 

gue sama sekali ga anti perokok, asal mereka merokok ditempat yang dimana mereka sendiri aja yang bisa menghisap asapnya, gak perlu bagi-bagi asap rokok dengan orang lain yang ga pengen terpapar asap rokoknya.

ada beberapa tempat yang benar-benar harus bebas dari para perokok. yang pertama : rumah sakit, satu lagi adalah: sekolah. yang namanya rumah sakit, atau lembaga kesehatan, tentu sudah sewajarnya melarang orang merokok di lingkungan mereka.
sementara, sekolahan, dimana anak-anak yang (untuk ukuran TK/SD) yang masih polos, yang masih meniru-niru, tentu saja harus dijauhi dari segala macam bentuk hal-hal yang negatif, salah satunya adalah tidak mencontoh dan meniru orang yang merokok.

beberapa waktu lalu, gue miris banget ngeliat ada orang ngerokok di lingkungan sekolah anak gue. lingkungan TK - taman kanak-kanak. dan beberapa hari lalu gue ngeliat ada orang ngerokok di dalam lingkungan SD - sekolah dasar - dimana anak gue lagi test masuk.

otak orang itu dimana ya? ngerokok dilingkungan yang harusnya bersih dari asap rokok. okelah kalau ternyata masih terpelajar - punya otak, tapi dimana empatinya tuh orang. gila.

pengen aja sih gue tegur, tapi gue ini orangnya emosian, ujung-ujungnya bisa berantem, dan hasilnya ga baik juga buat contoh ke anak-anak gue.

kalopun gue negur lewat guru/satpamnya juga belum tentu langsung di-iyain, karena mereka juga punya kepentingan sendiri.

akhirnya gue cuma berusaha menghindari orang perokok gak punya otak/empati itu dari anak-anak gue. terserah sih kalo mau ngerokok, mau mati paru-paru elo hangus, ya mati aja sendiri sana, jangan nularin ke orang lain.

 

 

 

 

Komentator

  • gunawan:  dulu waktu nonton film ini masih kecil2, jadi udah lupa gimana[~~]
  • wiyono:  mantabbb gan, lanjutkan postingannya [~~]
  • zaskia:  nice post sob.. article yang menarik,saya tunggu article berikutnya yach.hehe.. maju terus dan[~~]
  • orang yg teraniaya:  Gue pernah alami yg lebih pahit lg daripada itu dg lion[~~]
  • jual tas murah:  bener gan. makasih [~~]
  • aldi:  sepi banged... kayak pameran seni instalasi jadinya... dgn seabrek2 tokoh anime/manga harusnya[~~]
  • Ragil Duta:  Saya punya nih beberapa ebook streetphotography. Pernah liat punyanya Thomas Leuthard?[~~]

Links

TagCloud