beralih menggunakan email dengan domain sendiri

gue sangat heran dengan instansi atau event atau bahkan personal yang sudah mempunyai domain sendiri, tapi masih ‘menggunakan’ email dari gmail.

kalau dari pegawai instansi pemerintah, beberapa kali keluhan yang dialami adalah space inboxnya yang terbatas, dan juga besar file yang bisa dikirim/diterima juga terbatas. sehingga alih alih menggunakan email kantornya, mereka menggunakan gmail untuk urusan kerjaan.

nah target postingan gue kali ini lebih ke arah event atau personal yang sudah mempunyai domain. sehingga bisa mengoptimalkan nama domain dan mengurangi kekhawatiran penipuan, scam, dan sejenisnya.

seperti yang gue tweet, bahwa ada baiknya menggunakan forwarding email ke gmail dari email ber domain,

misalnya elo punya domain http://namadomain.com, jadi dari pada elo ngasih ngasih kartu nama dengan email snydezx@xgmail.com mendingan khan elo mamerin email elo snydez@namadomain.com.
lebih prestise dan bonafide.

ok, berikut cara men-setup gmail elo untuk bisa di-link dengan domain.
syaratnya adalah: elo punya domain (hosting), punya akses ke cpanel domain (hosting), punya gmail account (hari gini kemungkinan kecil sih ada yang belom punya , tapi ya gitu deh).

setting di cpanel hosting

  1. login ke cpanel domain, biasanya URLnya https://cpanel.namadomain.com,
    ganti namadomain.com dengan domain elo.
  2. setelah login, scroll ke section email, klik pada Forwarders,
  3. kemudian, set nama email yang akan jadi alias, misal snydez@namadomain.com
    maka diisian Address to Forward ketikkan snydez saja,
    kemudian di Destination, Forward to Email Address isikan dengan email gmail
    kemudian klik tombol Add Forwarder.

setting di gmail

  1. login ke gmail, https://mail.google.com,  dan pastikan elo pakai gmail bukan inbox by gmail.
    kalau ternyata sudah pakai inbox by gmail, di-switch dulu sementara ke gmail.
    login menggunakan account yang sudah di-set di cpanel.
  2. klik icon setting (kanan atas), lalu klik menu settings.
  3. Kemudian klik pada Accounts and Import, lalu klik pada Add another email address
  4. Dan kemudian akan pop up window browser untuk memasukkan email yang sudah dibuat di cpanel.
    misalnya snydez@namadomain.com
  5. setelah klik tombol next step, berikutnya masukkan setting SMTP mail server. check ke cpanel untuk settingan ini
  6. setelah klik tombol Add Account, kemudian akan memunculkan halaman validasi,
  7. kemudian akan dikirimkan email verifikasi, check di inbox di gmail, lakukan verifikasi seperti yang diminta di email tersebut.

verifikasi

setelah setingan di cpanel dan di gmail sudah dilakukan, maka tahap berikutnya adalah setting untuk bisa mengirimkan email berdomail dari gmail.

  1. masuk kembali ke gmail
  2. pastikan mendapat email untuk verifikasi

    klik pada link tersebut untuk memverifikasi
  3. kemudian akan memunculkan halaman untuk memverifikasi
  4. setelah klik pada tombol confirm

mengirim email

untuk memastikan bahwa semuanya sudah ok, mari coba mengirim email menggunakan email berdomain,

  1. klik pada compose, maka nanti muncul From
  2. klik pada icon segitiga di email from tersebut, untuk melihat email berdomain
  3. ganti dengan email berdomain tersebut, dan lengkapi email, untuk kemudian dikirim

ubah tampilan web desktop jadi mobile secara instan

Buat beberapa orang kadang kepingin tahu bagaimana sih tampilan sebuah web ketika dibuka di mobile gadget, tapi males untuk bukanya langsung di gadgetnya. 😀

nah biasanya orang akan menggunakan semacam extension atau add-on khusus untuk mengubah tampilan web desktop menjadi mobile page.

ternyata, google chrome browser bisa mengubah mode desktop jadi mobile page tanpa bantuan extension apapun. yaitu menggunakan mode Developer Tools.

untuk mengaksesnya, klik pada icon titik tiga di pojokan kanan atas, kemudian klik more tools, lalu klik Developer Tools.
atau kalau pakai keyboard shortcut, bisa pencet tombol F12, atau Ctrl-Shift-I.

menu Developer Tools menu Developer Tools

nah, kemudian window akan terbelah dua, biasanya membuka ke bawah, tapi ada juga yang membuka ke samping.
tapi yang pasti ada icon Toggle Device Toolbar, atau shortcut keyboardnya Ctrl-Shift-M.

Device mode Device mode

klik pada icon Toggle Device Toolbar tersebut

mobile page mode mobile page mode

dan seketika tampilan layar webnya akan mengecil seperti tampilan pada mobile gadget.

nah kalau mau kembali lagi ke tampilan web desktop, tutup saja window Developer Tools ini, dan jika kembali ke mode Developer Tools, akan masih tampil sebagai mobile, sampai icon Toggle Device Toolbar diklik ulang.

yang serunya, bukan hanya sekedar mengecilkan layar biar kesannya responsive, tapi memang disimulasikan menjadi mobile page. kalau ga percaya coba aja buka web yang mempunyai fungsi berbeda ketika dibuka di desktop dan di mobile, misal instagram.
jika di desktop, web instagram belum ada tombol upload foto, tapi jika diubah jadi mobile, maka tombol camera akan muncul untuk bisa upload foto.

mencetak perangko custom

sudah lama gue mendengar bahwa PT Pos Indonesia punya produk yaitu perangko yang gambarnya bisa dari kita. Foto atau gambar kita dalam bentuk perangko, keren khan? 🙂

nah, barulah kemarin gue berkesempatan mendapatkan produk tersebut.

post di website pos indonesia

sebelumnya gue mencoba mencari tahu cari-cari di google bagaimana prosedur dan tempat mencetaknya. namun informasinya tidak ada yang baru, bahkan informasi di web pt pos indonesia mengenai perangko custom tersebut tampaknya tidak lengkap.

dan informasi dari facebook page pt pos indonesia pun tidak up to date. email pemesanannya dikabarkan tidak aktif lagi

akhirnya kebetulan sabtu gak ada rencana, gue ngajak anak-anak sekalian sambil mau nunjukin gedung kantor pos pusat, di jalan pos, lapangan banteng.

sampai di dalam gedung pos, nanya ke satpamnya, beliau clueless, dan kemudian menyarankan gue untuk ke loket penjualan perangko biasa untuk nanya ke petugasnya.
sampai di loket, ketika gue sampaikan mau beli perangko yang cetak sendiri, petugasnya awalnya agak bingung, ga lama akhirnya dia ingat juga, “prisma ya?”
walaupun ragu, gue ngangguk, sambil bilang lagi, “kalau perangkonya bisa cetak foto kita sendiri.”

pak petugas nyaranin untuk pergi ke gedung belakang kantor pos, dia bilangnya dekat starbucks. oh ok, tau lokasinya.
lokasi itu adalah gedung filateli, nah kalo di sana mungkin bener nih.

sampai di gedung filateli, ternyata buka cuma setengah hari, untung datang masih jam 10 lewat.
sampai di dalam ada beberapa orang yang sedang mem-pack kartu pos yang kaya’nya spesial, ataupun mungkin custom.
karena gue memang tujuannya untuk nyetak perangko, gue bertanya apa bisa cetak perangko sendiri?

iya bisa, namun karena hari sabtu, petugasnya cuma satu, jadi lumayan lagi wara wiri ke bagian gedung lain.

setelah menunggu beberapa lama, petugasnya datang, dan ternyata orang-orang sebelum gue juga memang ada perlu dengan petugas tersebut.

mereka membeli perangko bergambar ahok berlembar-lembar.
lalu ada yang memang perangkonya baru diambil dari gudang.

ga lama kemudian giliran gue, serahin flash disk ke petugasnya, kemudian pilih file yang mau dicetak, tanpa ba bi bu, langsung lah jadi perangkonya.
untuk satu cetakan berisi 8 perangko seharga rp3.000. dan harga cetaknya 0. jadi gue cukup membayar rp32.000 untuk perangko bergambar custom ini.

Older posts
Newer posts