Memang berat, karena ada aspek ego dan sentimen (maksud saya ikatan emosional) dalam sejumlah pekerjaan dan karya. Ketika kita dalam posisi tersingkirkan dan kehilangan, mungkin sudah siap cara berdamainya dengan hati. Tapi ketika tiba-tiba kita dalam posisi mengambil alih pekerjaan dan karya orang, bahkan secara legal sekalipun, mengelola hati dan silaturahmi itu yang sulit. :-)