28
Nov
2007
10:07

di family gathering kantor kemaren ada permainan paintball. mengetahui itu, gue serta merta langsung mendaftar. sudah semenjak awal booming paintball games ini, gue kepengen nyobain.
pengen tau rasanya, maen tembaktembakan dengan pistol yang berukuran sebenarnya dan berpeluru, serta pake baju abriabrian.
karena terakhir gue maen perangperangan adalah ketika gue masih sd dulu. waktu itu cuma bermodal pistolpistolan kayu dan suara 'dor dor', dan pernah juga pake pistol sumpit.

ketika akan mulai permainan, si 'pembawa acara' memberikan pengarahan apa yang bisa dan yang tidak boleh dilakukan ketika 'peperangan' sedang berlangsung

  • tidak boleh membuka goggle, mask pelindung muka apa pun yang terjadi
    mau berembun, mau ingusan, mau miring, pokoknya gak boleh buka goggle pada saat permainan
  • ada 3 bentuk kemenangan
    • jika sebuah team telah kehilangan semua personel nya karena tertembak
    • jika [personel] sebuah team berhasil merebut bendera team lawannya
    • jika dalam jang waktu tertentu belum tampak ada pemenangnya, pemenang ditentukan dari jumlah peluru sisa total masing masing team
  • selalu memperhatikan abaaba wasit. ketika wasit meneriakkan abaaba nya, permainan harus halt, freeze, berhenti sementara, tidak boleh ada yang menembakkan senjatanya.
    abaaba tersebut biasanya ada 2 buah
    • hit, ketika wasit melihat ada peserta yang tertembak.
      ketika wasit meneriakkan hit, peserta harus berhenti menembak, untuk diperiksa oleh wasit apakah terkena tembakan atau tidak. jika terkena, maka pemain yang tertembak akan diantar ke luar lapangan permainan. lalu permainan diteruskan kembali
    • check, ketika seorang ditembak dan yakin terkena, maka si penembak boleh meneriakkan check, untuk meminta wasit memerika orang yang tertembak apakan benar atau tidak

waktu itu, panitia hanya menyediakan 15 buah peluru tiap orang, dan menggunakan senjata yang bertipe rapid shoot, dimana peluru akan tetap keluar selama kita tetap menekan pelatuk.

dari beberapa orang yang nyobain, macem macem kejadiannya.

  • ada yang sukses menerapkan strategi mengambil bendera lawan,
  • ada yang semenjak abaaba untuk mulai perang digaungkan, langsung memencet pelatuk tanpa melepasnya sekalipun, walhasil dalam hitungan detik semua pelurunya abis
  • ada yang 'jaga telor' gak beranjak dari persembunyiannya, sampe sampe ada yang ngambil bendera team nya diapun gak bergerak :D
  • ada yang sadis, ketika berhasil mendekati musuhnya dalam jarak dekat, tetap melepaskan tembakan.
    sehingga ketika team berikutnya akan mulai main, si 'pembawa acara' memberikan pengarahan tambahan, bahwa sebaiknya tidak menembak dalam jarak dekat, berikan saja ultimatum untuk menyerah, kalo engga mau nyerah juga baru di tembak :D >:)

lalu.. gue,
yang beberapa kali kena tembak tapi peluru nya gak pecah ;). satu peluru tampak memercik tangan gue, dan wasit segera meneriakan hit, stelah memeriksa gue, dia meyakinkan gue bahwa yang tertembak adalah body senjata dan percikkannya meleber ke tangan gue, dan gue dinyatakan clear untuk tetap bermain

dan gue yang mencoba untuk mengeker target gue supaya tepat kena nya, ternyata ga mudah, begitu pelatuk ditekan, ada semacam dorongan balik yang mengakibatkan senjata agak terangkat.
selagi panik di tembakin musuh tentu aja gak gampang ngejuju senjata supaya pas kekerannya. walhasil menggunakan teknik membabibuta, menembak dengan berbagai sudut elevasi berharap salah satu peluru ada yang mengenai target :D
dan satu peluru mengenai gue lagi, bahu kanan, gue yang kaget, langsung teriak hit, terus gue ngeliat bahu kanan gue, bersih, ga ada cat, langsung gue teriak clean dan wasit setuju

setelah agak lama gak ada progress, gue bosen, apalagi salah satu lawan didepan gue juga ngumpet muluk, walhasil, gue dengan nekat ala rambo sambil lari maju nembakin musuh didepan gue
dan tampaknya itu cuma jadi usaha bunuh diri yang sukses karena salah satu peluru akhirnya mengenai goggle pas di mata kanan
jadilah gue yang tereliminasi berikutnya.

keesokan harinya, bekas tembakan meleset di bahu kanan gue ternyata menjadi lebam. oalah, padahal cuma tembakan yang meleset. apa jadinya yang tertembak dari jarak deket ya?.

 

Komentator

  • orang yg teraniaya:  Gue pernah alami yg lebih pahit lg daripada itu dg lion[~~]
  • jual tas murah:  bener gan. makasih [~~]
  • aldi:  sepi banged... kayak pameran seni instalasi jadinya... dgn seabrek2 tokoh anime/manga harusnya[~~]
  • Ragil Duta:  Saya punya nih beberapa ebook streetphotography. Pernah liat punyanya Thomas Leuthard?[~~]
  • Towab Yusuf:  3G is the great network. [~~]
  • fisto:  iya setuju banget. apalagi kalo beli di real estat yg developernya[~~]
  • aldi:  tapi jangan lupa, cek juga kapabilitas developernya.. sebisa mungkin jangan pilih[~~]

Links

TagCloud