the Days After 2010-07-19T23:30:24Z Snydez Personal Journal tag:snydez.com,2005:jurnal snydez.com rssXML Copyright (c) 2002 - 2010 snydez.com bandung, beberapa tahun kemudian snydez http://jurnal.snydez.com milis@-removethiz-snydez.com 2010-07-19T07:00:00+07:00 tag:snydez.com,2005:jurnal.post-1437 2010-07-19T23:30:24+07:00  

bertahun-tahun setelah lulus kuliah, bisa dihitung dengan jari tangan sebelah berapa kali pergi ke bandung.  tanpa ada kepentingan apa apa lagi, ya memang sama sekali ga ada niatan untuk ke bandung secara regular.

pernah tahun 2005-an gue ke 061/8jamdibandung" target="_blank">bandung cuma dalam hitungan jam. lalu pernah juga waktu masih pedekate sama ran, gue ke bandung juga cuma itungan jam, pagi berangkat pulang sore. dan yang waktu mau pulang ke jakarta dari subang, walhasil cuma ngelewatin doang untuk masuk ke tol.

karena kebetulan diajakin nyokap bokap, akhirnya kita pergi ke bandung karena pengen niat liburan.

berangkat sekitar jam 7 pagi, sampai di tempat kita akan menginap di galeri ciumbuleuit hotel & apartment, sekitar jam 10-an. tidak ada hambatan diperjalanan selain bahwa truk lamban yang harus dilewatin di tol padaleunyi.  

hal yang paling gue mesti berfikir keras untuk mengingat. adalah dimana belokan ke cipaganti. karena sekarang ada jembatan pasopati yang melintas sampai ke gedung satelangsung dari keluaran pasteur. untung ga nyasar, dan sukses sampe di lokasi.

setelah istirahat dan makan siang, dan kita berenang.
location

denny dan rafaro heboh, walaupun pada awalnya pada takut-takut gitu. sayangnya mereka cuma sebentar, karena ga berapa lama udah menggigil kedinginan.

selesai berenang, kita pergi ke factory outlet yang paling bisa gue inget. di deket-deket situ yang keinget cuma rumah mode. dan benar ga jauh, cuma karena itu sore menjelang malam minggu, padat banget kendaraan yang bergerak keatas.

sampai di rumah mode, gue heran, apakah beberapa tahun yang lalu parkiran dan jenis usahanya sebanyak ini? soalnya selain toko baju, juga ada restoran dan tempat bermain anak-anak ala kadarnya.

ibu-ibu pada masuk ke toko, gue nemenin denny main di tempat bermain anak-anak. 
dan demi hemat dan ga ribet, mobil parkir di rumah mode, dan kita kemudian jalan menyambangi factory outlet lainnya yang ada disekitar.

setelah puas disekitaran setiabudi, trus turun ke dago. disana mampir lagi ke factory outlet dan makan di kfc dago.  karena udah gelap, plus gue nyupir, gue ga terlalu perhatian dengan situasi dago, kecuali macet. beruntung hujan turun, jadi masih diluar ekspektasi gue bakalan macet gila.

selesai makan, kita kembali ke hotel. dan karena lelah, pada tidur cepet.

paginya, ketika sarapan, ternyata voucher nya cuma ada tiga, dan yang turun makan berempat. walhasil satu terpaksa bayar. dan ini merupakan sarapan pagi gue termahal , 80ribu udah pajak. gile aja.

eh, ditempat sarapan, ketemu sama arief dan mei. mereka bersama buntut 4 orang :D mereka juga liburan bersama keluarga mereka. gue udah lama banget gak ketemu mereka, udah gak inget kapan terakhir ketemu.

setelah catch up what's trailing from our lives, balik ke kamar untuk siap-siap checkout. tapi sebelumnya, berenang lagi.  
lumayan rame dari kemarin, bahkan ada orang yang latihan renang indah. kolam udah rame gitu, masih aja ga mikir. aneh.

hotel,location,building

dan setelah berenang, sambil perjalanan pulang, beli oleh oleh dulu. setelah mencoba mengingat-ingat apa yang paling gampang, trus kemaren sekilas ngeliat toko kartika sari di dago, dan ran pengen beli batagor riri, yang kebetulan ada stall nya di salah satu factory outlet. 
gue  ngambil jalan taman sari, dengan rencana belok di balubur ke arah dago. 
eh gue kaget, ternyata pasar balubur udah ga ada. karena jembatan pasopati melintas tepat di atasnya. 

statue,location
ganesha
dan setelah menyentuh dago, ternyata semua ada disitu. kartika saribatagor riribrownies amanda, dll ada semua di dago. jadi emang kalo ga mau repot, ya kalo ke bandungya ke dago aja, ga perlu menyusurin toko-toko aslinya kalo mau beli oleh-oleh.


 

]]>
toy story 3 snydez http://jurnal.snydez.com milis@-removethiz-snydez.com 2010-07-09T07:00:00+07:00 tag:snydez.com,2005:jurnal.post-1436 2010-07-09T13:19:24+07:00 karena sudah janji mau ngajak denny nonton toy story 3, ahirnya senin kemarin kesampean juga. kita nonton di blitzmegaplex mall of indonesia. ini baru pertama kalinya nonton di blitzmegaplex MoI, agak agak bingung dimana beli tiketnya. eh ternyata loket tiketnya gabung sama penjualan snack.

seperti layaknya pixar dan disney, cerita yang dikemas menarik dan juga animasi yang keren. gue ngikutin dari toy story 1 dan toy story 2, seinget gue kedua film itu ngga nampilin mukanya ibunya andy, tapi di toy story 3 ini ditampilin. ada scene dimana ditampilin foto andy, molly dan ibunya, yang menimbulkan pertanyaan oleh denny, "papa nya mana?", sebenernya pertanyaan yang sama dikepala gue semenjak toy story 1.

 

toy story 3
source: daemonmovies

kalau melihat posternya yang di pejeng di blitzmegaplex, terlihat buzz agak dominan dari woody. walaupun di dalam cerita tetep dominan woody.
nah ngomonigin buzz, ada yang kaya'nya ilang di sekuel ke-3 ini, yaitu jargonnya buzz, "to infinity and beyond" sama sekali ga keucap. yang ada malah yang bahasa spanyol.

buat denny yang baru pertama kali nonton bioskop, ada beberapa adegan yang memang serem. tapi denny beruntung masih bisa mengatasi itu, paling dia banyak tanya aja :D

dibeberapa adegan gue merasa ada yang terinspirasi oelh film-film tertentu, sebut aja adegan dimana monyet nya dilibet selotip, mirip adegan di dexter. atau woody yang tersangkut di pohon dan jatuh tertahan beberapa centimeter dari tanah, mirip adengan di mission: impossible atau harry potter and the order of phoenix.

dan ada kejadian ketika gue tertawa sendiri (orang lain engga), yaitu ketika adegan woody ngambil sepotong toilet tissue untuk melapisi dudukan toilet, mengingatkan akan gue.

dan sampai akhirnya adegan sedih ketika andy sudah harus merelakan mainannya di'waris'kan ke bonnie. *snif

 

 

]]>
tvc mie sedaap mengajarkan anak untuk berbohong snydez http://jurnal.snydez.com milis@-removethiz-snydez.com 2010-06-27T06:00:00+07:00 tag:snydez.com,2005:jurnal.post-1435 2010-06-27T10:57:03+07:00 tvc mie sedaap ini. karena jelas jelas menampilkan bagaimana seorang anak berbohong [karena disuruh bapaknya]. dari jaman dulu praktisi perkilanan berkilah, bahwa orang tua lah yang harus memfilter apa yang harus ditonton anak. jadi kalo ada iklan nyeleneh jangan nyalahin iklannya (atau agency/pembuat nya). jadi mereka lebih memilih melepaskan keburukan ketengah publik, dan nyuruh publik untuk menghindari keburukan tersebut dibanding menyebarkan sesuatu yang bagus dari semenjak awal. gue sangat keberatan dengan penayangan tvc mie sedaap ini. karena jelas jelas menampilkan bagaimana seorang anak berbohong [karena disuruh bapaknya]. dari jaman dulu praktisi perkilanan berkilah, bahwa orang tua lah yang harus memfilter apa yang harus ditonton anak. jadi kalo ada iklan nyeleneh jangan nyalahin iklannya (atau agency/pembuat nya).gue sangat keberatan dengan penayangan tvc mie sedaap ini. karena jelas jelas menampilkan bagaimana seorang anak berbohong [karena disuruh bapaknya]. dari jaman dulu praktisi perkilanan berkilah, bahwa orang tua lah yang harus memfilter apa yang harus ditonton anak. jadi kalo ada iklan nyeleneh jangan nyalahin iklannya (atau agency/pembuat nya). jadi mereka lebih memilih melepaskan keburukan ketengah publik, dan nyuruh publik untuk menghindari keburukan tersebut dibanding menyebarkan sesuatu yang bagus dari semenjak awal. jadi mereka lebih memilih melepaskan keburukan ketengah publik, dan nyuruh publik untuk menghindari keburukan tersebut dibanding menyebarkan sesuatu yang bagus dari semenjak awal. ]]> niche terarah snydez http://jurnal.snydez.com milis@-removethiz-snydez.com 2010-06-14T12:32:00+07:00 tag:snydez.com,2005:jurnal.post-1434 2010-06-14T12:32:00+07:00 udah niche, terarah pulak, apapulak sih ini, :D,

ada sebuah tempat makan dibelakang kantor, warung (sunda) galunggung, jualan utamanya sebagaimana warung nasi ya nasi dan lauk pauknya.
tapi untuk hari-hari tertentu, warung ini menjual beragam sop/soto daging/iga/ayam. contoh, kalo hari senin: sedia sop iga tapi ga sedia soto ayam karena soto ayam adanya hari selasa.
jadi kalo datang di hari senin dan pengen soto ayam, pasti diarahkan untuk beli sop iga, karena soto ayam baru dijual besok

mungkin pada dasarnya si ibu penjual cuma pengen menekan kerugian, ini asumsi gue doang,
tapi yang terjadi si penjual mendikte pembelinya, untuk beli makanan apa sesuai harinya.
malah kalo emang makanan yang dipengen ga ada dihari yang dimaksud, mungkin aja si calon pembeli besoknya (dihari berikutnya) datang untuk beli makanan yang dihari ini ga ada

disini daya tawar si ibu penjual malah jadi ga bisa ditawar-tawar :D, karena kalo nyari makanan yang dimau ga ada, bisa dibilang sangat-sangat jarang untuk si calon pembeli ini pergi atau ga jadi, pasti tetep makan makanan lain yang tersedia

]]>
profesional dan semi snydez http://jurnal.snydez.com milis@-removethiz-snydez.com 2010-05-21T16:02:00+07:00 tag:snydez.com,2005:jurnal.post-1427 2010-05-21T16:02:00+07:00 untuk kepentingan mengurus , gue dan ran mesti ngasi pas foto berbagai ukuran.
ran berfoto di salah satu studio foto yang masang plang "FDI fuji digital image", dan gue pergi ke benhil, ke studio fuji image plaza.

ran bayar 50r dan dapat CD tapi diambil besoknya, gue bayar 90r dan ga dapet CD langsug diambil.

cari-cari tau kenapa gue bayar mahal, si mbak nya bilang, karena untuk memenuhi satu lembar kertas foto jadi di optimalkan jadi 3lembar kertas foto. intinya gue bayar 3 lembar kertas foto seharga 30r. dan kalau mau pake CD harus nambah beberapa ribu lagi.

sementara ran, ga tau gimana, tapi yang dihitung kaya'nya jumlah lembar pas foto nya (dan dioptimalkan juga).

]]>
struktur perkawanan snydez http://jurnal.snydez.com milis@-removethiz-snydez.com 2010-04-17T21:58:00+07:00 tag:snydez.com,2005:jurnal.post-1426 2010-04-17T21:58:00+07:00

orgchart

hyperactivesam.com

sudah nyaris 5 tahun kerja di kantor yang sekarang, dari sebagian pegawainya gue udah kenal lama. buat yang gue kenal udah lama, sapaan gue ke mereka dari jaman gue masuk sampe sekarang ga berubah. 
yang dulu gue sapa pake namanya doang, sampe sekarang juga masih gitu.
yang dulu gue sapa pake "mas","mbak" , sampe sekarang juga masih gitu.
yang dulu gue sapa pake "pak", masih sampe sekarang.

ada beberapa orang yang dulunya 'biasa' aja, terus posisinya naik, ternyata gue ga merubah kebiasaan gue memanggil dengan sapaan menjadi yang lebih sopan :d

beberapa waktu lalu, yaitu yang tadinya temen sekarang dia menjadi bos gue. dari orang-orang yang satu 'pekerjaan' dengan gue, nyaris semua manggil dia dengan sapaan "pak", sementara gue masih manggil dia pake namanya doang.

misalnya dengan salah satu orang yang selevel manager ada yang gue panggil "mas", sementara gue juga berteman dengan anak buahnya menggunaan sapaan standar "gue elo", tapi si anak buahnya ini memanggil orang yang gue panggil "mas" tadi itu dengan panggilan "pak".

sementara semua (asian) expat, gue panggil pake namanya doang, gak pake imbuhan "pak", atau "ibu".
contohnya ya yang tadinya selevel manager, trus udah jadi general manager, gue tetep ga bergeming, tetep nyapa pake nama kalo ketemu.
orang-orang baru mungkin heran kali ya ngeliat gue dengan nyantai nya nyapa bos-bos gue pake nama atau "elo gue" :D 

]]>
pelabelan snydez http://jurnal.snydez.com milis@-removethiz-snydez.com 2010-04-06T10:14:00+07:00 tag:snydez.com,2005:jurnal.post-1425 2010-04-06T10:14:00+07:00 jika benda pribadi tapi ditangani oleh orang lain, walhasil bisa terjadi vandalisme terhadap barang tersebut.

baru-baru ini office clerk yang regular menangani area kantor tempat gue berduduk dirotasi ke area lain, dan serta merta office clerk yang menangani area tempat gue berzona ini masih awam dengan orang-orang yang ada di area dia bertugas.

salah satu tugas office clerk dipagi hari adalah mendistribusikan gelas minum karyawan yang telah dia cuci. dan karena di area ini terdapat puluhan orang, dan si office clerk ini masih baru, walhasil dia pakai cara singkat untuk memudahkan tugasnya mendistribusikan gelas-gelas tersebut, yaitu dengan memberi label nama disemua gelas.

gelasgue pribadi agak keberatan dengan cara tersebut, apalagi dia khan ga minta ijin untuk melabeli gelas gue, terlepas bahwa gelas gue ga bagus-bagus amat.
terus gue berandai-andai, andainya gue yang harus ngedistribusiin itu gelas, apa yang gue lakukan?

yang ada dibenak gue, ketika gue meng-collect gelas-gelas itu untuk dicuci, gue akan memetakan dikertas, nama empunya gelas ditulis dikertas, kemudian gelasnya diletakkan diatasnya.

gak efektif, tapi mengurangi vandalisme.

jadi inget ketika gue tugas di palembang, tempat kost gue menyediakan jasa pencucian baju. waktu itu disediakan keranjang untuk menaruh baju kotor.

disaat gue menerima kembali cucian gue yang udah disetrika, betapa kagetnya gue ternyata semua baju, celana, celana dalam di kasih nomor kamar kost gue. siyal. ya itu, terlepas dari pakaian gue ga bagus-bagus amat, tapi cara-cara seperti itu sih gue kategoriin vandalisme,

 

]]>
tangkuban parahu snydez http://jurnal.snydez.com milis@-removethiz-snydez.com 2010-03-22T03:00:00+07:00 tag:snydez.com,2005:jurnal.post-1424 2010-03-22T22:35:03+07:00

Perjalanan gue dan keluarga ke subang bisa dibilang perjalanan gue yang pertama semenjak 4 tahun terakhir ini nyupir keluar jabodetabek. Alhamdulillahnya gue gak merasa capek dan kelelahan, mengingat gue udah jarang nyupir keluar kota dimana struktur jalan dan jenis kendaraan yang berbeda dengan dalam kota.

mobil yang gue supirin ini adalah hyundai trajet yang dikasih pinjam sama kakak ipar, maklum, rombongan yang dibawa lumayan banyak, plus ada beberapa anak batita yang butuh kenyamanan.

perjalanan dari subang, sebenernya ga pengen jauh, tapi berhubung lokasi taman stawberry yang deket-deket situ lagi tutup direnovasi, akhirnya diputuskan untuk pergi ke tangkuban perahu

semenjak perjalanan gue udah mulai merasakan ketidak nyamanan mobil yang gue bawa ini, beberapa kali terasa ngeden untuk nanjak, walaupun air conditioner nya dimatiin. terdengar suara mesin seperti menggelitik.
gue sempet was-was, apakah gue salah isi bensin? jangan-jangan harus diisi pertamax, sementara gue ngisinya premium. setelah nelpon kakak ipar, dia bilang bensin nya premium, gue sedikit tenang.

ketika masuk pintu loket tangkuban parahu, ternyata pintu yang gue masukin ga bisa dilalui, jadi harus menuju pintu yang satu lagi (yang lebih deket ke arah subang). ketika selesai bayar tiket, ketika hendak melaju, tiba-tiba mesin mati. tapi distarter lagi, langsung menyala.
keluar dari pintu loket dipersimpangan dengan jalan raya, agak menanjak sedikit, dan mesinnya mati lagi, setelah menyalakan ulang, terpaksa gue gas dan main kopling, walhasil bau.

tapi dasar gue emang dungu, bukannya berhenti dulu ngecek, gue malah tetep aja laju. sampai dipintu yang dimaksud, jalanan langsung terjal mendaki. astaga, gue udah mikir, bisa ga ya,.. tanjakan dan tikungan satu persatu berhasil dilewatin, cuma bener-bener ga nyaman lagi.
ketika sudah sampai daerah landai untuk parkir, ketika menikung, tiba-tiba setir mobil tidak bisa dibelokkan, sambil gue ngerem gue paksain itu setir berputar, alhamdulillah membelok juga, soalnya kalo enggak langsung menuju jurang!

pas menikung tersebut, langsung daerah landai untuk parkir, mobil gue arahin kesana. astaga, ternyata mesinnya mati. dan powersteeringnya ikutanoff juga.

asap mengebul dari mesin mobil, gue langsung ciut. setelah berhasil buka kap mesin, bau hangus langsung tercium. tengak-tengok kedalam kap itu, apa ya masalahnya, gue sama sekali ga tau mesin. dulu pas kuliah gue dapet C untuk kuliah otomotif, dan itupun gue heran kenapa dapet C.

gue berusaha nunggu dingin, nanti pengen gue liat air radiatornya. 
terus kakak ipar yang dari palembang ikutan ngeliat kap, trus dia langsung ngeliat ternyata selang didekat mesin robek!

waahhh! dipuncak gunung, selang deket mesin robek, gimana caranya nih? mau turun juga serem kalo ga pake powersteering, trus juga ga ada bengkel deket situ.

trus disampirin sama salah satu penjual cendera mata, dia bilang petugas jaga disitu ada yang ngerti mesin. dan dipanggillah petugas itu.

kebetulan juga disamping mobil, parkir sebuah kendaraan yang membawa turis, dan supirnya sedang menunggu. bertanyalah pada si bapak tersebut apakah beliau mengerti soal mesin dan sekitarnya.
ketika beliau melihat kondisi selang yang robek sepanjang 20cm, beliau menyarankan untuk mencoba memotong selang tersebut dengan membuang yang robek, kemudian sisanya dicoba dipasang ke mesin.
tidak lama, datanglah petugas jaga yang tadi dibilang mengerti soal mesin. dan pak usep tersebut menyarankan hal yang sama dengan bapak supir yang tadi.

dengan peralatan yang tidak memadai, pak supir (yang gue sesalkan tidak menanyakan namanya) dan pak usep ini bahu-membahu mencoba memasang selang yang sudah dipotong. dengan adu otot dengan kondisi sekitar mesin yang panas, dan klem selang yang keras. akhirnya terpasang. lalu diisilah air radiator dengan persediaan air minum botolan yang kami bawa.

setelah dipastikan selang lumayan kuat, dicoba dinyalakan lagi mobil, dan menyala. ditunggu beberapa saat tampaknya tidak ada kebocoran.
pak usep menyarankan untuk segera mencari bengkel, dan beliau menyarankan di lembang.

gak beberapa lama, kakak ipar yang punya mobil menelpon balik dan meminta kita menunggu bengel bergerak hyundai dari bandung

tangkuban parahhuakhirnya, selagi menunggu, dicobalah untuk menenangkan hati. saya coba naik kuda dengan denny, ini pertama kalinya saya dan denny naik kuda. ternyata goncangannya lumayan keras.

menjelang jam 5 sore, salah satu petugas jaga, menghampiri, dan menyarankan untuk kita turun, minimal sampai parkiran bus (kira-kira beberapa belokan dibawah) karena sangat berbahaya ketika sore/malam tiba dengan asap belerang yang bercampur dengan embun.

ketika gue coba nyalakan mesin mobil, kaya'nya tidak bermasalah lagi, akhirnya gue bawa turun menuju pintu masuk.
sampai disana gak beberapa lama hujan deras, dan langit gelap, serta kiri-kanan pohon yang berayun-ayun ditiup angin.

asli. horor!
dan mulailah koor tangis dari batita yang kepasanas didalam mobil - karena gue ga berani nyalain AC. 

jam 6.30-an, akhirnya mobil bengkel bergerak datang. ketika sampai, gue agak kaget juga kerena cuma satu orang saja.

setengah ga yakin gue tanya, apakah dia sanggup? dijawab dengan memang begini, dan sudah biasa.

berhubung gue sudah ngasih tau apa yang rusak, pak asep dari bengkel hyundai bandung ini langsung segera bekerja mengganti selang tersebut. sementara hujan belum berhenti.

kira-kira 1.5 jam kemudian terpasang selang baru, plus setengah jam untuk pak asep itu menuliskan admistrasi di formnya dia.
ketika melakukan pembayaran, dan sedikit tips, pak asep menolaknya, katanya sudah tugasnya, jadi tidak perlu dikasih uang tambahan.
astaga! salut! salut untuk pak asep dan hyundai.

akhirnya siaplah kita berangkat lagi. destinasi: bandung langsung jakarta.

gue udah sama sekali ga inget jalanan lembang dan sekitarnya, tujuan gue cuma sampe bandung
lalu pak asep ini menyarankuan gue untuk lewat ciumbuleuit untuk tidak melewati sari jadi yang terkenal macet. gue sampaikanlah ke dia kalau gue ga tau jalan, apalagi udah malam. lalu pak asep ini menyarankan gue untuk mengikuti mobil dia. dengan serta merta gue sambut ide ini.

tapi apa nyana, baru satu meter keluar dari persimpangan dengan jalan raya, mobil bengkel yang dikemudikan pak asep udah gak terlihat karena berjalan dengan cepat. sementara gue masih setengah ga yakin nyetirnya. walhasil gue ketinggalan, ditambah hujan deras yang belom berhenti, gue jalanin ajalah jalanan menuju lembang.

akhirnya ketika mobil sampai di lembang. gue bingung, karena banyak persimpangan, mana disana banjir pulak.
ditengah kebingungan gitu, tiba-tiba dari samping dipotong sama mobil putih, pasang lampu hazard. astaga! ternyata mobil pak asep tadi.
langsung gue coba untuk keep up dengan speed nya pak asep ini. dan dipandu lah melewati jalan pintas yang hanya muat 1.5 mobil! untungnya hujan sudah berhenti, dan lebih beruntungnya selama dijalan itu, cuma sekali berlawanan dengan mobil dari arah lawan.

akhirnya sampailah di ciumbuleuit, sampai disini gue udah tahu jalan. dan dipersimpangan yang menuju cihampelas, pak asep menuju arah dagodan gue kearah pasteur

selesai sudah perjalanan keluarga yang menyeramkan ini, bersyukur ternyata ada orang kaya' pak supir yang ditemui di puncak tadi, dan juga pakusep petugas penjaga gunung, dan juga tentu saja terimakasih atas kebaikan pak asep dan juga hyundai yang mempunyai orang seprofesional pak asep


 

]]>
sendal/sepatu di mesjid snydez http://jurnal.snydez.com milis@-removethiz-snydez.com 2010-03-18T03:00:00+07:00 tag:snydez.com,2005:jurnal.post-1423 2010-03-18T21:24:04+07:00

Semenjak sendal gue hilang ketika shalat di salah satu mesjid di kwitang, semenjak itu gue selalu berusaha untuk menitipkan sepatu atau sendal gue ke penitipan yang ada di mesjid.

bukan masalah sendal atau sepatu mahal, kadang gue pun menitipkan sepatu/sendal gue yang butut, karena kalo ilang, walhasil repot sendiri. masa' mesti nyeker ke warung untuk beli sendal? mending kalo bawa uang. asli deh ribet kalo ilang sendal/sepatu di mesjid.

sendalkemarin diajak ke nasi goreng kambin kebon sirih sama ran dan temen kantornya. karena jam 6-an, gue cari-cari tahu kalo disekitar jl. kebon sirih itu ada musholla atau mesjid ga
tanya sama orang deket nasi goreng itu, ternyata di jalan kebon sirih barat 1 (jalan kecil yang menuju kedalam) ternyata ada mesjid.

sampe di mesjid, belom juga ngapa-ngapain, ada beberapa anak tanggung, SD kelas 5 atau 6 deh, seorang ngehampirin. "pak, sepatu nya di titip aja ya.."
gue celingak celinguk, ternyata ga ada tempat penitipan sendal/sepatu. terus ya gue iya-in aja.

pikiran buruk gue langsung muncul, hmm ditawarin kaya gitu, berarti ada dua kondisi dunk..
a. daerah situ sangat ga aman, 
b. loe musti titip sepatu elo, kalo engga ya terima nasib aja kalo ilang. *alias mengancam halus.

pengkondisian sesuatu, bener-bener deh, kalo option b yang terjadi. kecil-kecil udah belajar untuk memanipulasi situasi. no wonder lah kalo negara ini makin ga jelas, karena semua aturable. bahkan hal itu sudah dilakukan semenjak kecil.


]]>
subang snydez http://jurnal.snydez.com milis@-removethiz-snydez.com 2010-03-14T20:29:00+07:00 tag:snydez.com,2005:jurnal.post-1422 2010-03-14T20:29:00+07:00 Photobucket ada sebuah kebun strawberry yang bisa dipetik sendiri , dan ada ATV nya pula. ya sudah, akhirnya diputuskan untuk berhenti disitu.

 

buat Denny, ini merupakan pengalaman pertama memetik buah strawberry.

denny bersemangat sekali mencari-cari buah strawberry yang sudah bisa dipetik, btw, ada temen, ibrahim, yang ngasi keprihatiannya,

Strawberry-nya sering nempel di tanah, dimana tanahnya pake pupuk hewan. Paling nggak ada bakteri e-coli, salmonella, etc ... yang biasanya hilang kalau cuci pake sabun. Padahal agak jarang orang cuci buah pake sabun.

iya juga sih, tapi ya itu, jarang ada orang yang nyuci buah pakai sabun.


]]>